Rhoma Irama Manggung di Bogor

Pencabutan Maklumat Kapolri Jadi Alasan Pemilik Hajat di Bogor Tetap Tampilkan Rhoma Irama

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengatakan bahwa pencabutan maklumat Kapolri bukan berarti semua bisa kembali melakukan tindakan dengan normal.

Kolase istimewa/Instagram Rhoma Irama
Sebelum manggung di Pamijahan, Kabupaten Bogor, Rhoma Irama sempat membuat pernyataan rencana penundaan pentas. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pencabutan Maklumat Kapolri dijadikan alasan pemilik hajat di Pamijahan, Kabupaten Bogor untuk tetap menggelar acara pertunjukan yang dibintangi Rhoma Irama meski sudah dilarang oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor.

Hal ini diakui Rhoma Irama sendiri dalam klarifikasinya yang mana pihak tuan rumah berkata pada Rhoma bahwa hajat tetap digelar karena sudah ada kelonggaran dari Kapolri.

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengatakan bahwa pencabutan maklumat Kapolri bukan berarti semua bisa kembali melakukan tindakan dengan normal.

"Namanya juga kan adaptasi kebiasaan baru yaitu dengan protokol kesehatan. Jadi pencabutan maklumat Kapolri itu bukan berarti bebas seperti normal sebelum ada Covid-19," kata AKBP Roland Ronaldy saat ditemui TribunnewsBogor.com di Cibinong, Senin (29/6/2020).

Dia menjelaskan bahwa protokol kesehatan itu tetap dijalankan terutama bagi daerah-daerah yang masih rawan akan penyebaran virus corona seperti zona merah dan kuning.

"Maksudnya pencabutan itu bukan serta merta menjadikan kegiatan bebas keramaian, bukan seperti itu. Karena ada perintah lanjutan dari Kapolri, protokol kesehatan itu tetap dijalankan terutama bagi daerah-daerah yang memang penyebaran Covid masih tinggi," kata Roland Ronaldy.

Klarifikasi Polsek Pamijahan

Kapolsek Cibungbulang Kompol Ade Yusuf membantah bahwa dirinya telah memberi izin atau membolehkan event massal yang digelar masyarakat di Pamijahan.

Hal ini terkait dengan acara manggungnya Rhoma Irama di Pamijahan, Kabupaten Bogor

"Saya tidak pernah memberikan izin apapun kepada si pemilik hajat baik lisan maupun tulisan," kata Kompol Ade Yusuf kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (28/6/2020).

Dia menjelaskan bahwa Rhoma Irama datang ke Pamijahan sebagai sahabat lama si pemilik hajat yang menggelar khitanan puteranya.

Raja dangdut tersebut hanya datang memenuhi undangan si pemilik hajat sebagai tamu undangan seperti kerabat dan kenalan si pemilik hajat yang lainnya.

Namun, kebetulan di sana ada acara musik dan sebagai sahabat Rhoma menyumbangkan lagu.

"Yang namanya temen, sahabat mungkin, ada undangan, ya dateng mereka," ungkap Kompol Ade Yusuf.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved