Tanggapi Issu Pajak Sepeda, Begini Tanggapan Pesepeda di Bogor

Issu mengenai rencana pengenaan pajak sepeda saat ini tengah ramai dibicarakan.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Pesepeda Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Issu mengenai rencana pengenaan pajak sepeda saat ini tengah ramai dibicarakan.

Bahkan isu tersebut pun audah diketahui banyak pesepeda di Bogor.

Dari beberapa pesepeda yang sedang bermain sepeda di pedestrian Kebun Raya Bogor menilai bahwa issu tersebut kurang tepat.

Satu diantaranya adalah seorang pesepeda dari kalangan pelajar yang mengatakan bahwa pajak sepeda hanya akan membuat rumit ataupun membertakan para sepeda dikalangan remaja.

"Menurutnya, tidak semua orang bisa pakai motor atau mobil, jadi, jangan disamakan pengguna sepeda dengan motor dan mobil," kata seorang pesepefa Jovanca (17) saat ditemui dipedestrian, Selasa (30/6/2020).

Ia pun menilai isu yang digelontorkan tersebut tidak tepat dan harus dikaji ulang.

"Kalo aturan itu jadi diterapkan ya, jadi ribet aja, bersepeda ini bagi saya buat olahraga biar sehat, masa untuk sehat di pajak, intinya saya kurang setuju," katanya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Pusponegoro yang mempertanyakan isu kebijakan tersebut.

Jika benar isu tersebut maka akan kembali ke masa lalu

"Sepeda ini untuk olahraga bukan usaha komersil jadi sudah tidak sejalan dengan zaman sekarang," katanya.

Ia pun menyebutkan bahwa aturan tersebut sempat ada saat masa lalu letika sepeda, radio dan televisi hitam putih dikenakan pajak.

"Saya mengalami masa itu. Kalau tujuannya untuk kedisiplinan saya setuju, tapi kalau untuk komersil kurang tepat, populasi kendaraan bermotor kan lebih besar, biarin saja sepeda untuk olahraga tidak perlu di pajak," ungkapnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved