Breaking News:

Kapolresta Bogor Klaim Aksi Tawuran Berkurang selama Pandemi Covid-19

Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Polisi Hendri Fiuser mengklaim, aksi tawuran di Kota Bogor mulai berkurang.

TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com, Selasa (30/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Polisi Hendri Fiuser mengklaim, aksi tawuran di Kota Bogor mulai berkurang selama masa pandemi Covid-19.

"Jangka waktu 4 atau 5 bulan terakhir tak terjadi tawuran antar warga atau pelajar," katanya saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com di ruang kerjanya, Selasa (30/6/2020).

Begitu pun dengan aksi unjuk rasa anarki di Kota Bogor yang dianggap telah menurun.

Hendri mengatakan, deteksi secara dini merupakan kunci penting untuk menekan angka tawuran dan unjuk rasa.

Berhasil menciptakan penurunan tren tersebut, pihaknya telah sedini mungkin melakukan deteksi terhadap segala sesuatu yang menjadi permasalahan unjuk rasa.

Setelah mengetahui akar permasalahannya, maka diberikan solusi dan sosialisasi agar tidak terjadi gesekan.

"Prinsipnya, jika ada unjuk rasa berarti ada sesuatu yang ingin disampaikan tapi tidak tersalurkan. Jika sudah bisa diselesaikan maka tidak akan ada unjuk rasa," jelas Kapolres.

Untuk bisa melakukan deteksi dini, ia bersama stakeholder terkait berupaya lebih dekat dengan masyarakat dan melakukan patroli di titik yang berpotensi terjadi tawuran.

"Ada stakeholder lain yang membantu," ucap Hendri.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved