Breaking News:

Rhoma Irama Manggung di Bogor

Permintaan Maaf Keluarga Abah Surya Terkait Acara Khitanan Dihadiri Rhoma Irama : Kami Tasyakuran

Hadi mengaku bahwa acara tersebut merupakan tasyakuran khitanan adiknya yang paling kecil dengan kesederhanaan tanpa kemewahan.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Anak asuh tertua Abah Surya Atmaja, Hadi Pranoto dalam jumpa pers di Dramaga, Kabupaten Bogor, Kamis (1/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Pihak keluarga Abah Surya Atmaja pemilik hajat yang gelar perayaan khitanan berisi para artis tanah air di Pamijahan, Kabupaten Bogor meminta maaf setelah menggelar acara hiburan rakyat di tengah PSBB Proporsional.

"Saya ingin mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah, Gugus Tugas Covid-19 tingkat daerah dan nasional karena keluarga kami melaksanakan kegiatan khitanan di saat pandemi Covid-19 masih mewabah di Indonesia," kata salah satu putra Abah Surya, Hadi Pranoto dalam jumpa pers di Dramaga, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2020).

Hadi mengaku bahwa acara tersebut merupakan tasyakuran khitanan adiknya yang paling kecil dengan kesederhanaan tanpa kemewahan.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya mengundang Rhoma Irama, Elvy Sukaesih, Rita Sugiarto dan artis lainnya bukanlah untuk konser tapi diundang sebagai sahabat Abah Surya.

"Beliau-beliau itu adalah sahabat dan orang yang pernah besar bersama ayahanda kami. Jadi mereka diundang untuk ikut tasyakuran oleh Abah di kediaman dalam acara khitanan dan kemudian mereka diminta menyumbangkan satu dua lagu untuk menghibur saudara-saudara kita yang ada di kampung dan alhamdulillah semuanya senang dan semuanya sehat," kata Hadi.

Dia menjelaskan bahwa acara itu sudah direncanakan jauh-jauh hari dan berharap digelar di saat Covid-19 sudah berakhir namun ternyata belum.

Namun, setelah mendapat informasi pencabutan pelarangan untuk berkumpul oleh pihak kepolisian (pencabutan maklumat kapolri), maka acara tersebut tetap dilaksanakan.

"Namun setelah kami mendengar infomasi pencabutan pelarangan untuk kita berkumpul, kita bertemu, bersilaturahmi oleh pihak kepolisian dicabut maka acara tetap kami laksanakan walaupun dengan sangat sederhana," kata Hadi.

Dia mengaku bahwa jika kejadian kerumunan di tangah PSBB Proporsional ini diproses secara hukum, pihaknya siap untuk mengikuti semuanya.

Halaman
12
Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved