Breaking News:

Kota Bogor Bersiap Masuki Pra-adaptasi Kebiasaan Baru, Ojek Online Akan Diizinkan Angkut Penumpang

salah satu kebijakan tersebut adalah aturan terhadap ojek online (ojol) yang diperbolehkan kembali untuk mengangkut penumpang.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya datangi Mitra10 di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Rabu (17/6/2020) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kota Bogor, Jawa Barat, tengah berada dalam masa terakhir pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional yang berlaku hingga Kamis (2/7/2020).

Dalam rapat evaluasi yang digelar secara virtual bersama Gubernur Jawa Barat, Rabu (1/7/2020), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengizinkan Kota Bogor untuk memulai pra- adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau fase menuju tatanan kenormalan baru.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, dalam masa pra-AKB yang rencananya mulai diterapkan pada Jumat (3/7/2020), pemerintah daerah telah menyiapkan kelonggaran kebijakan dengan membuka kembali sektor yang selama ini dilarang beroperasi saat pandemi.

Bima menyebutkan, salah satu kebijakan tersebut adalah aturan terhadap ojek online (ojol) yang diperbolehkan kembali untuk mengangkut penumpang.

Selain itu, bisnis pernikahan dan obyek wisata juga akan menjadi tahap berikutnya yang bakal dibuka kembali.

"Beberapa hari ke depan kita akan koordinasikan secara teknis seperti apa. Misalnya, mengizinkan ojol untuk beroperasi mengangkut penumpang dengan protokol kesehatan, dan lain-lain," ucap Bima, Kamis (2/7/2020).

Bima menambahkan, meski beberapa sektor sudah mulai diizinkan untuk beroperasi, Pemkot Bogor masih belum memberikan lampu hijau terhadap aktivitas pendidikan dan kegiatan olahraga yang berhubungan dengan kontak fisik.

"Kerangkanya masih dalam kerangka PSBB proporsional, tetapi dipersilakan untuk memulai pra-adaptasi kebiasaan baru di bidang tertentu,” katanya.

Lanjut Bima, Pemkot Bogor juga akan terus menggencarkan tes usap atau swab test selama pra-adaptasi kebiasaan baru.

Hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, termasuk memaksimalkan peran Tim Detektif Covid-19 yang sebelumnya telah dibentuk.

"Swab kita sekarang sudah sekitar 4.000 lebih. Target kita 8.000. Kita akan kejar terus. Akan digencarkan ini. Semakin masif tes swab di Kota Bogor ini. Untuk masyarakat agar tetap gunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan,” pungkas dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kota Bogor Bersiap Masuki Pra-adaptasi Kebiasaan Baru, Aturan Pembatasan Akan Dilonggarkan"

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved