Breaking News:

Waspada Radiasi Sinar UV di Jabodetabek Hari Ini, Apa Bahayanya untuk Kulit ?

Edwin menyarankan, sebaiknya sunscreen dipakai setiap keluar rumah yang terpapar sinar matahari.

TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Ilustrasi sinar matahari 

Pemakaian SPF

Okke mengatakan, pemakaian SPF minimal SPF 30 bisa dilakukan untuk memberikan perlindungan bagi kulit.

Ia mengingatkan, pemakaian tabir surya ini efektivitasnya sekitar hanya 3-4 jam sehingga harus digunakan secara berulang.

“Dalam segala kegiatan pada siang hari selama masih terdapat paparan matahari, sebaiknya tetap menggunakan tabir surya termasuk kegiatan dalam ruangan,” ujar Okke.

Tabir surya sebaiknya digunakan oleh siapa pun baik anak-anak hingga lansia.

Terutama, pada mereka yang memiliki kelainan kulit yang sifatnya fotosensitif seperti albino, vitiligo, xeroderma pigmentosum, lupus, skleroderma, dan sebagainya.

“Makin tinggi SPF daya perlindungannya memang dikatakan lebih baik. Namun, penggunaannya kurang nyaman karena lebih terasa tebal dan tetap harus diulang. Apalagi jika digunakan pada aktivitas air,” ujar dia.

Saat ditanya perlukah memakai tabir surya hingga ke badan yang tertutup pakaian, menurut Okke, hal ini juga bisa dilakukan.

Apalagi, jika melakukan aktivitas di luar ruangan atau aktivitas air. Soal penggunaan sunscreen, dokter Edwin mengingatkan, ada yang sering.

"Hanya dipakai saat kita kena sinar matahari saja seperti di pantai atau saat upacara bendera di lapangan. Dan mereka berpikir sekali oles bisa untuk proteksi seharian," kata dia.

Halaman
1234
Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved