Breaking News:

Divonis Mati, Zuraida Hanum Terisak Sindir Hakim soal Hati Nurani : Sakit Saya Sudah Dibikinnya

Zuraida Hanum istri Hakim Jamaluddin, divonis hukuman mati oleh hakim PN Hakim atas kasus pembunuhan berencana.

TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Zuraida Hanum (tengah) terpidana kasus pembunuhan berencana terhadap suaminya sendiri Jamalludin divonis mati oleh Hakim PN Medan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sambil menangis Zuraida Hanum memohon kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Medan untuk menggunakan hati nuraninya.

Zuraida Hanum divonis mati oleh Hakim PN Medan atas kasus pembunuhan berencana terhadap suaminya sendiri hakim Jamalludin.

Sidang putusan dipimpin Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik.

Putusan mati disambut isak tangis Zuraida Hanum

Ibu dua anak ini mengatakan dirinya terkejut dengan putusan maksimal tersebut.

Menurut Zuraida Hanum, majelis Hakim tidak mempertimbangkan naluri dirinya sebagai perempuan.

"Cukup terkejut dengan putusan ini. Mereka (majelis hakim) lebih melihat kejahatan tanpa mempertimbangkan naluri saya sebagai seorang perempuan. Mereka juga terlahir dari rahim seorang perempuan. Sedikit saja punya hati nurani," ujar Zuraida saat diwawancarai di Rutan Perempuan Klas I Tanjung Gusta Medan, Kamis (2/7/2020) siang.

Diungkapkan wanita ini, majelis hakim seolah-olah menganggapnya yang paling bersalah dalam perkara tersebut.

Padahal, lanjut Zuraida, dirinya merasa yang paling sakit hati.

"Seolah saya yang paling bersalah disini tanpa sebab apapun saya berbuat seperti ini. Padahal, cukup sakit saya sudah dibikinnya (Jamaluddin)," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved