Kuliner Bogor
Ini Deretan Kuliner Malam di Jembatan Merah Bogor, dari Doclang Hingga Martabak
Saat malam hari, kawasan Jembatan Merah ramai pedagang jajakan kuliner.
Penulis: Tsaniyah Faidah | Editor: Damanhuri
Makanan satu ini bernama tauge goreng namun tidak ada unsur menggorengnya.
Meski dinamakan tauge goreng, nyatanya proses pembuatannya tetap direbus.
Kamu bisa dengan mudah menemukan makanan khas Bogor ini di Jembatan Merah saat malam hari.
Tauge, ditambah irisan tahu, ketupat, dan mie kuning digabungkan dalam satu piring.

Bahan-bahan tersebut kemudian disiram kuah kental yang terbuat dari oncom dan tauco.
Cocok disantap selagi hidangan masih panas, apalagi dengan cuaca dingin malam hari.
3. Nasi Uduk
Meski terlihat biasa, namun siapa sangka nasi uduk ini justru cukup banyak diminati wisatawan karena telah melegenda.
Sudah kurang lebih 20 tahun berjualan, nasi uduk menjadi satu-satunya yang berada di Jembatan Merah dari banyaknya jenis kuliner yang ada.
Lapak nasi uduk ini berada di depan Toko Laris Pasti.
Ada banyak lauk yang tersedia, yaitu jengkol, sate kikil, sate sapi, telur, tahu, dendeng paru, babat, dan perkedel.
Jengkol dan dendeng paru menjadi best seller lauk pendamping makan nasi uduk di malam hari.
Lauknya boleh ambil sendiri sesuai selera.
Pembayarannya dilakukan setelah selesai makan.
4. Martabak ketan hitam