Breaking News:

Dititipkan di Rumah Aman, Gadis Ini Diduga Malah Diperkosa dan Dijual oleh Kepala P2TP2A

Bukannya diberikan perlindungan, gadis 14 tahun ini malah diperkosa dan dijual kepala rumah aman.

Kompas.com
ILLUSTRASI - korban asusila 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Nasib tragis dialami seorang gadis di Lampung, NF (14) saat dititipkan di rumah aman.

Bukannya mendapat perlindungan, NF yang dititipkan orangtuanya di rumah aman milik lembaga pemerintah Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak ( P2TP2A) Lampung Timur, itu justru menjadi korban pemerkosaan.

Ironisnya, pelaku yang diduga memperkosa korban adalah Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak ( P2TP2A) di Lampung.

Dilansir dari Tribun Lampung, ayah kandung korban, Sugiyanto (51) tak menyangka atas apa yang dialami putrinya tersebut.

Sebab, alasan menitipkan anaknya di lembaga pemerintah itu awalnya karena ingin meminta perlindungan dan pendampingan.

Mengingat putri sulungnya itu sebelumnya menjadi korban pemerkosaan oleh orang tak bertanggung jawab.

"Jelas saya tidak terima. Anak saya bukannya dilindungi malah dipaksa melakukan perbuatan mesum," ujar Sugiyanto.

"Selama ini saya percaya karena dia pakai seragam kuning kunyit (PNS). Ngakunya perlindungan anak ternyata biadab," sesal Sugiyanto.

Terungkap dari Paman

Kasus pencabulan tersebut terungkap setelah korban berhasil kabur dari rumah aman dan menceritakan kepada pamannya pada Kamis (3/7/2020).

Halaman
1234
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: khairunnisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved