Breaking News:

Modus Baru Peredaran Ganja di Bogor, Mampu Kelabui Anjing Pelacak

Total ada 19 orang tersangka kasus narkoba yang dibekuk dalam pengungkapan ini yang mana 3 orang diantaranya adalah residivis kambuhan.

Dok. Polres Bogor
Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor ungkap 15 kasus narkoba selama bulan Juni 2020. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor telah mengungkap sebanyak 15 kasus narkoba selama bulan Juni 2020.

Total ada 19 orang tersangka kasus narkoba yang dibekuk dalam pengungkapan ini yang mana 3 orang diantaranya adalah residivis kambuhan.

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengatakan bahwa diantara modus dari para pelaku, salah satunya modus adalah modus baru dalam transaksi narkoba jenis ganja.

Bahkan dalam modus baru ini, pelaku berupaya mengelabui anjing pelacak untuk melancarkan transaksi narkoba.

"Untuk tindak pidana narkotika dengan barang bukti ganja ini, didapat para pelaku dari Aceh yang dikirimkan dengan cara dimasukkan ke dalam pipa paralon yang dilumuri minyak gosok sehingga mengelabui anjing pelacak. Tentunya modus ini menjadi modus baru dari tindak pidana narkoba yang berhasil kita ungkap," kata Roland Ronaldy dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/7/2020).

Dari 15 kasus ini, polisi telah menyita barang bukti total 70,39 gram sabu-sabu, 16,2 Kg ganja dan 11,8 gram tembakau sintetis.

"19 tersangka ini kita jerat dengan pasal 114, pasal 112 dan Pasal 111 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun atau penjara seumur hidup," ungkap Roland Ronaldy.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved