Breaking News:

Mahasiswa Bogor Tolak RUU HIP

Ada Demo Depan Istana Bogor di Tengah Pandemi, Kesbangpol Soroti Protokol Kesehatan

aksi demonstrasi di Kota Bogor yang menimbulkan kerumunan massa sudah berlangsung tiga kali saat pandemi.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bogor Raya melakukan aksi demontrasi di depan pintu Istana Bogor, Selasa (7/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH  - Aksi demonstrasi di Kota Bogor yang menimbulkan kerumunan massa sudah berlangsung tiga kali saat pandemi Covid-19.

Akibatnya imbauan menjaga jarak pada protolol Covid-19 untuk mencegah penularan Covid-19 tidak dilaksanakan.

Hari ini Selasa (7/72/2020) aksi demonstrasi kembali terjadi depan Istana Bogor.

Demonstrasi yang dilakukan menolak RUU HIP tersebut menimbulkan kerumunan dan tidak ada physical diatancing yang sering kali diimbau dalam protokol Covid-19.

Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol ) Kota Bogor Mangahit meminta agar mahasiswa ataupun orgasniasi lainnya yang melakukan aksi demonstrasi tetap mengikuti aturan dan menerapkan protokol Covid-19 atau Protokol kesehatan.

Demonstrasi Aliansi Mahasiswa Bogor Raya Depan Istana Bogor Diwarnai Aksi Teatrikal

BREAKING NEWS - Aliansi Mahasiswa Bogor Raya Gelar Aksi Tolak RUU HIP di Depan Istana Bogor

"Menyampaikan pendapat jelad diatur undang undang bagaiaman mekanisme dan aturannya diantaranya adalah harus 100 meter dari pintu istana, dan saat masa pandemi ini juga harusnya diterapkkan juga protokol Covid-19," ujarnya.

Salah satu protokol Covi-19 yang juga harus diikuti peserta aksi adalah menajaga jarak, menggunakan masker, mengecek suhu tubuh dan selalu mencuci tangan atau menggunakan sanitizer.

Untuk itu pihaknya akan segera memberikan pemberitahuan dan mengingatkan kembali kepada mahasiswa dan kampus, serta organisasi kepemudaan atau organisasi masyarakat lainnya untuk tetap mengikuti protokol kesehatan dalam menyampaikan pendapat dimuka umum

"Iya ini menjadi cacatat dan akan dievaluasi, kita juga akan segera mengingatkan kembali untuk mengikuti aturan dan menerapkan protokol Covid-19," ujarnya.(*)

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved