Breaking News:

Persikabo 1973

Aditya Putra Dewa Belum Dapat Bergabung Tim di Bogor, Ini Alasannya

Aditya Putra Dewa harus menunda kebedangkatannya ke Bogor untuk bergabung bersama tim berjuluk Laskar Padjajaran.

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Pemain belakang PS Tira Persikabo, Aditya Putra Dewa 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MAKASSAR - Pandemi Covid-19 yang masih terjadi dibeberapa wilayah Indonesia membuat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membuat kebijakan baru salah satunya yakni surat keterangan bebas Covid-19 yang diberlakukan mulai, Rabu (8/7/2020).

Peraturan tersebut juga berisi terkait penerapan pembatasan perjalanan warga antar wilayah di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan keputusan tersebut, pemain belakang Persikabo 1973, Aditya Putra Dewa harus menunda kebedangkatannya ke Bogor untuk bergabung bersama tim berjuluk Laskar Padjajaran.

"Susah akses buat ke luar daerah sedangkan bandara Makassar sekarang di daerah. Saat ini agak susah saya balik secepatnya ke Bogor," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (8/7/2020).

"Padahal saya sudah berencana segera kembali ke Bogor setelah adik saya melangsungkan pernikahan," tambahnya.

Lebih lanjut, Aditya mengaku sudah sangat rindu dengan rekan-rekan di tim yang berasal dari Bumi Tegar Beriman.

Persikabo 1973 Akan Menggelar Latihan Perdana, Aditya Putra Segera Merapat

Kemungkinan Telat Berkumpul Kembali Bersama Persikabo 1973, Ini Kata Aditya Putra Dewa

"Saya sudah kangen sama tim. Ingin secepatnya berkumpul. Tapi lebih dari apapun keselamatan dan sudah tugas kita mendukung pemerintah untuk bersama melawan pandemi Covid-19 ini," jelasnya.

Selain itu, kebijakan pembatasan perjalanan warga antar wilayah harus memiliki surat keterangan bebas COVID-19.

Untuk mendukung langkah tersebut, Pemprov Sulsel telah menyiapkan pemeriksaan alat rapid test secara gratis bagi warga.

Layanan pemeriksaan rapid test tersebut dipusatkan di dua lokasi di Kota Makassar, yakni di Kantor Dinas Kesehatan Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan dan Gedung PKK Provinsi Sulsel, Jalan Masjid Raya.

Nantinya warga yang hasil pemeriksaannya non-reaktif, akan diberikan surat keterangan bebas COVID-19 yang berlaku selama 14 hari.

Surat tersebut yang dapat digunakan untuk perjalanan antar wilayah di masa pandemi. Sedangkan bagi yang hasilnya reaktif, akan segera diisolasi.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved