Adaptasi Kebiasaan Baru

Bima Arya Keluhkan PAD Kota Bogor Karena PBB dan Pajak Hotel Anjlok saat Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor.

TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Wali Kota Bogor Bima Arya keluhkan PAD anjlok akibat dampat Covid-19 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor.

Kondisi ini disampaikan oleh Walikota Bogor, Bima Arya, sehingga diperlukan solusi yang tepat untuk mengembalikan kondisi ekonomi ke titik normal.

Ia menyampaikan, pendapatan daerah paling besar didapat dari pajak PBB serta hotel dan restoran.

Namun kondisi keduanya saat ini tengah terpukul.

"Kemampuan warga membayar pajak berkurang, aktivitas hotel juga sama," kata Bima Arya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (6/7/2020).

Padahal, kata Bima, pajak PBB serta hotel dan retoran bisa menyumbang PAD sampai di atas 50 persen.

Untuk mengembalikan kondisi PAD, sudah 2 minggu terakhir sektor ekonomi ini mulai diaktivasi lagi.

Yakni dengan memaksimalkan potensi sektor pajak hotel dan restoran yang berdampak sangat signifikan.

Dengan begitu, PAD yang menjadi salah satu sumber APBD diharapkan mampu membantu keuangan daerah menjadi lebih baik.

"Aktivitas hotel sudah mulai dilakukan, seperti kegiatan-kegiatan seminar atau rapat kerja," ucap Bima Arya.(*)

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved