Breaking News:

Adaptasi Kebiasaan Baru

Bima Arya Nilai Tingkat Kepatuhan Warga Kota Bogor di Situasi Pandemi Lumayan

hal yang paling diperketat adalah mencegah datangnya penularan virus dari luar kota masuk ke Bogor.

TribunnewsBogor.com/Tsaniah Faidah
Walikota Bogor, Bima Arya 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Walikota Bogor, Bima Arya menilai tingkat kepatuhan warganya di tengah situasi pandemi lumayan baik.

Hal ini dilihat dari angka penularan Covid-19 di Kota Bogor relatif kecil.

"Jika dilihat dari angka penularan virus corona paling tingginya di Bodebek 0,33 persen. Ini menandakan tingkat kepatuhan warga lumayan," kata Bima Arya saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com, Senin (6/7/2020).

Saat ini, lanjut dia, hal yang paling diperketat adalah mencegah datangnya penularan virus dari luar kota masuk ke Bogor.

"Titik pintu masuk ke Kota Bogor paling berisiko adalah stasiun kereta," ucap Bima Arya.

Apalagi jumlah penumpang kereta sudah mendekati angka normal, sehingga dinilai harus ada sistem yang lebih efektif untuk mencegah penularan di stasiun.

Bima Arya mengatakan, yang membuat kepatuhan warganya semakin membaik yakni menggenjot kesadaran warga agar tidak berkerumun.

"Awal-awal virus mewabah, pendekatannya agak keras," ucap dia.

Seiring berjalan waktu di masa sudah mulai beraktivitas kembali, lebih banyak tentang penyadaran kepada warga tentang pentingnya menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak.

"Kami juga perkenalkan goyang AKB agar nempel di masyarakat betapa pentingnya menerapkan protokol kesehatan," jelas Bima Arya.(*)

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved