Breaking News:

BNN Sebut Ratusan Jenis Narkoba Baru Belum Terdaftar di Undang-Undang

Badan Narkotika Nasional (BNN) meningkatkan pengawasan terhadap narkoba dengan kandungan zat baru yang beredar di Indonesia.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Deputi Pencegahan BNN Irjen Anjan Pramuka saat memberi keterangan di Kantor BNN Cawang, Jakarta Timur, Selasa (7/7/2020) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Badan Narkotika Nasional (BNN) meningkatkan pengawasan terhadap narkoba dengan kandungan zat baru yang beredar di Indonesia.

Deputi Pencegahan BNN Irjen Anjan Pramuka mengatakan obat psikotropika dengan kandungan zat metilenedioksi-metamfetamina (MDMA) termasuk yang diwaspadai.

"Dan saat ini, ada pil cokelat muda mengandung tiga zat, methoxetamine atau MXE, kafein, dan ketamin," kata Anjan di kantor BNN, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (7/7/2020).

Pasalnya belum semua kandungan dalam racikan narkoba yang beredar sudah dicatat Kementerian Kesehatan sebagai bahan berbahaya.

Pengakuan Kementerian Kesehatan terhadap jenis kandungan narkoba ini menentukan pasal yang disangkakan ke tersangka penyalahguna narkotika.

Semakin berbahaya kandungannya bagi tubuh seseorang pasal yang ditetapkan juga makin berat, hal ini dibuktikan lewat uji laboratorium.

"Sejauh ini sebanyak 74 narkotika jenis baru yang telah disahkan. Namun kami harus berupaya lebih keras lagi, karena ratusan jenis narkotika baru belum terdaftarkan dan belum bisa dijerat secara undang-undang," ujarnya.

Merujuk data UNODC tahun 2018, Anjan menuturkan sepanjang tahun 2009-2017 tercatat 803 New Psychoactive Substances atau narkoba jenis baru.

Jumlah yang dilaporkan oleh 111 negara itu kini dimungkinkan bertambah karena peredaran narkoba selalu terkait dengan kecanggihan laboratorium.

"Apalagi peredaran narkotika jenis baru tersebut sifatnya tidak hanya perorangan. Kami sendiri sudah menemukan adanya jaringan nasional dan internasional yang selama ini beroperasi," tuturnya.

(TribunJakarta.com, Bima Putra) 

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved