Breaking News:

Persikabo 1973

Pemain dan Ofisial Tim Persikabo 1973 Gunakan Sarung Tangan saat Latihan

Septi Mandala menjelaskan bahwa antara tim dokter dan pihak manajemen sepakat bahwa pemain wajib menggunakan sarung tangan saat latihan.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Pemain Persikabo 1973 menggunakan sarung tangan saat latihan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Tim dokter beserta manajemen Persikabo 1973 memberlakukan protokol kesehatan yang ketat kepada pemain dan ofisial.

Dokter tim Persikabo 1973, Septi Mandala menjelaskan, antara tim dokter dan pihak manajemen sepakat bahwa pemain wajib menggunakan sarung tangan ketika menjalani sesi latihan di tengah pandemi Covid-19.

Menurutnya, sarung tangan berfungsi sebagai antisipasi agar pemain terhindar dari wabah Covid-19.

"Setelah tim dokter dan manajemen melakukan pembahasan detail terkait protokol kesehatan, maka kami sepakat bahwa pemain harus menggunakan sarung tangan saat di lapangan hijau," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (10/7/2020).

Lebih lanjut, Septi menegaskan bahwa sarung tangan yang digunakan tim besutan Igor Nikolayevich Kriushenko berbahan khusus.

"Jenis sarung tangan yang dipakai pemain dan tim pelatih itu berbahan latex. Fungsinya adalah sebagai preventif agar semua terhindar dari virus corona," jelasnya.

Septi memaparkan, dengan menggunakan sarung tangan maka kontak langsung akan semakin dapat diminimalisir.

"Ini salah satu antisilasi saja. Jika menggunakan sarung tangan kan kontak tangan secara langsung tidak terjadi karena ada pengaman," paparnya.

Sebelumnya, Septi telah menerapkan protokol kesehatan terhadap punggawa Persikabo 1973 berupa penggunaan masker.

Septi menjelaskan bahwa setiap pemain dan tim pelatih harus menggunakan masker guna meminimalisir paparan virus corona.

"Sebenarnya kalau pemain itu harus pakai masker. Cuma hanya ada sedikit permasalahan di tingkat kenyamanan saja dan perlu adaptasi," ujarnya.

Lebih lanjut, Septi mengatakan bahwa pernafasan pemain sepak bola tidak terlalu terganggu dan berdampak kepada kesehatan apabila harus menggunakan masker.

"Sebenarnya tidak ada dampak yang mempengaruhi kesehatan. Itu kemarin sudah dilakukan penelitian di bidang kesehatan. Hanya nafas saja yang tidak lega," jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved