Dana BOS Diselewengkan

Kejari Kota Bogor Sita Uang Rp 100 Juta dari Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor sita uang sebesar Rp 100 juta dari kontraktor berinisial JRR tersangka dugaan kasus penyalahgunaan dana BOS.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor tetapkan seorang kontraktor penyedia barang dan jasa sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan dana Bos pada tahun anggaran 2017 - 2019, Senin (13/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor sita uang sebesar Rp 100 juta dari kontraktor berinisial JRR tersangka dugaan kasus penyalahgunaan dana BOS, Senin (13/7/2020).

Kepala Kejari Kota Bogor Bambang Sutrisno menunjukkan uang senilai Rp 100 juta yang diserahkan tersangka JRR saat pemeriksaan.

"Tersangka saat diperiksa sebagai saksi telah mengembalikan kerugian negara Rp 100 juta, tadi sudah dihitung oleh tim juga dan kasi pidsus," ujarnya.

Tersangka JRR diduga telah melakukan penyalahgunaan dana BOS dengan menggandakan kertas untuk kegiatan Ujian Tengah Semester (UTS), Ujian Akhir Semester (UAS), tryout, ujian kenaikan kelas dan ujian sekolah pada sekolah dasar se-Kota Bogor tahun anggaran 2017 - 2019.

Saat ini pihak Kejaksaan Negeri Kota Bogor masih terus melakukan pemeriksaan saksi saksi guna mengungkap adanya tersangka lain dan pelaku utama dalam dugaan kasus korupsi dana BOS.

Dari dugaan kasus penyalahgunaan dana BOS tersebut negara mengalami kerugian hingga Rp 17,1 Miliar.

BREAKING NEWS - Kontraktor di Bogor Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penyelewengan Dana BOS

"Jadi ada empat kegiatan sehingga satu tahun ada delapan kegiatan, total kerugian negara Rp 17.189.919.828 miliar," kata Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor Bambang Sutrisno.

Bambang mengatakan total kerugian tersebut dihitung dari kejadian pada 2017 sampai 2019.

"Kami telah meminta penghitungan kerugian negara kepada inspektorat kementerian pendidikan dan kebudayaan RI dengan demikian kami juga memiliki alat bukti adanya unsur perbuatan melawan hukum," katanya.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved