Breaking News:

Info Otomotif

Suzuki Jimny Tinggalkan Pasar Inggris, Ini Alasannya

Dalam varian yang paling hemat energi yang dilengkapi dengan transmisi manual 5 percepatan, Jimny menghasilkan emisi 154 g / km

Aditya Pradifta/Gridoto.com
Suzuki Jimny Tough Concept di GIIAS 2019 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Meskipun menjadi mobil off road terbaik dengan harga yang terjangkau dan memiliki basis penggemar besar di seluruh dunia, Suzuki Jimny memutuskan pensiun dari Inggris.

Keputusan pensiun tidak ada hubungannya dengan angka penjualan, tetapi lebih pada aturan emisi CO2 di Eropa, khususnya di United Kingdom (UK).

Dalam varian yang paling hemat energi yang dilengkapi dengan transmisi manual 5 percepatan, Jimny menghasilkan emisi 154 g / km, nilai ini sedikit lebih besar dari emisi rata-rata yang harus dipenuhi perusahaan pembuat mobil asal Jepang tersebut.

Menurut Juru Bicara Suzuki, Jimny akan benar-benar keluar dari Inggris dalam waktu dekat.

"Hanya ada alokasi untuk diler yang ada dan terbatas untuk pelanggan. Pengiriman unit akan dipenuhi selama 4-5 bulan ke depan," tutur Juru Bicara Suzuki seperti dikutip dari Carscoops, Minggu (12/7/2020),

Jimny bisa kembali ke pasar UK sebagai kendaraan komersial kelas N1 tanpa kursi belakang dan mungkin modifikasi lainnya, namun sejauh ini belum dikonfirmasi.

Versi lima pintu dikabarkan sedang dalam pengembangan di Asia dengan wheelbase lebih panjang, tetapi sepertinya tidak akan diluncurkan di Eropa.

Dengan angkat kakinya Jimny, jajaran line up Suzuki UK hanya terdiri dari mobil hibrida ringan saja, seperti city car Ignis, hatchback Swift dan Swift Sport, serta crossover Vitara dan S-Cross.

Selain itu, akan segera menyusul Across yang mirip Toyota RAV4 rebadged, merupakan mobil plug-in hybrid (PHEV) pertama Suzuki.

Across menggabungkan mesin bensin 2.5 liter empat pot dengan dua motor listrik dan baterai 18.1 kWh, untuk paket baterai memiliki jangkauan jarak 75 km.

Untuk saat ini, Jimny tetap dijual di pasar Eropa negara lain, seperti di situs web Jerman mencantumkan harganya sekitar 20.373 Euro atau setara Rp 330 jutaan.

 (Tribunnews.com, Lita Febriani)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved