Breaking News:

2.400 Ton Sampah di Kabupaten Bogor Tercecer Setiap Hari Karena Tak Terangkut

Jumlah armada truk sampah ini hanya mampu mengangkut sampah sebanyak 538,22 ton setiap harinya.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ilustrasi - Timbunan sampah di Desa Gunungputri, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Senin (4/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor menyatakan bahwa warga Kabupaten Bogor mampu timbulkan sampah sebanyak sekitar 2.900 ton per hari.

Namun, sampah yang terangkut masih jauh dari ideal.

Sebab, armada truk pengangkut sampah yang dimiliki Pemkab Bogor hanya sebanyak 230 unit.

Jumlah armada truk sampah ini hanya mampu mengangkut sampah sebanyak 538,22 ton setiap harinya.

"Terdapat sekitar 2.400 ton yang tidak terangkut, tercecer atau dibakar," kata Sekretaris DLH Kabupaten Bogor, Anwar Anggana kepada wartawan, Rabu (15/7/2020).

Kendala yang dihadapi Pemkab Bogor yang lainnya adalah terbatasnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga untuk Kabupaten Bogor yang hanya seluas 3,7 hektare.

Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Nambo pun sementara ini masih belum siap menerima kiriman sampah dari Kabupaten Bogor.

"Hal ini tentu harus jadi perhatian mengingat jumlah timbulan sampah Kabupaten Bogor lebih banyak dibanding Kota Bogor," katanya.

Dia menjelaskan bahwa ada beberapa alternatif solusi yang bisa dilakukan terkait sampah ini seperti dibuat zonasi sampah, dibuat Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) tiap kecamatan, seluruh perumahan punya TPST dan dalam perizinan IMB wajib ada TPST sebagai syarat.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved