Breaking News:

Panti Pijat Digerebek

BREAKING NEWS - Gerebek Panti Pijat saat Pendemi, Satpol PP Kabupaten Bogor Temukan Pasangan Mesum

Satpol PP menyambangi sebuah panti pijat di kawasan Bojonggede, Kabupaten Bogor, mereka menemukan sejumlah pasangan yang diduga mesum

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Satpol PP gerebek panti pijat yang tetap beroperasi saat PSBB dan temukan sejumlah pasangam diduga mesum, Selasa (15/7/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BONONGGEDE - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor menggelar operasi terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional transisi, Selasa (14/7/2020) malam.

Salah satu sasaran dari operasi ini adalah panti pijat yang beroperasi karena menurut ketentuan PSBB, sementara ini panti pijat masih belum boleh buka.

Pantauan TribunnewsBogor.com, saat Satpol PP menyambangi sebuah panti pijat di kawasan Bojonggede, Kabupaten Bogor, mereka menemukan sejumlah pasangan yang diduga mesum.

Seketika mereka pun disuruh keluar dari kamar-kamar kecil yang berjajar di dalam lantai 2 ruko yang dijadikan panti pijat refleksi tersebut.

"Pakai dulu bajunya," kata petugas Satpol PP saat menyuruh sejumlah pasangan keluar dari kamar-kamar yang remang-remang tersebut.

Satpol PP gerebek panti pijat yang tetap beroperasi saat PSBB dan temukan sejumlah pasangam diduga mesum, Selasa (15/7/2020) malam.
Satpol PP gerebek panti pijat yang tetap beroperasi saat PSBB dan temukan sejumlah pasangam diduga mesum, Selasa (15/7/2020) malam. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Kasi Penegakan Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Budi mengatakan bahwa pihaknya akan memeriksa lebih lanjut dengan memanggil pihak panti pijat tersebut.

"Kita lakukan penutupan, yang bersangkutan kita panggil untuk kita mintai keterangan," kata Agus Budi.

Dia menjelaskan bahwa selain melanggar PSBB, panti pijat tersebut juga akan diperiksa terkait izin usahanya.

Termasuk dugaan praktik masum yang juga akan dikoordinasikan dengan instansi terkait.

"Nanti kita koodinasikan dengan instansi terkait," ungkapnya.(*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved