Breaking News:

Beredar Info Denda Tilang Masker di Jateng, Ganjar : Fokus Edukasi Masyarakat Protokol Kesehatan

Ganjar Pranowo memastikan bahwa pesan berantai terkait informasi penerapan denda tilang bagi masyarakat yang tidak bermasker itu bukan dari dirinya.

Editor: Soewidia Henaldi
Istimewa
Gubernur Ganjar Pranowo memimpin rapat tindak lanjut terkait pencemaran Sungai Bengawan Solo yang terus saja terjadi, Kamis (9/7). 

"Untuk menegakkan disiplin masyarakat, memang harus ada sanksinya, apa sanksinya itu yang masih kami diskusikan,” kata Ganjar ditemui di rumah dinasnya, Jumat (17/7).

Bagi Ganjar, pengambilan keputusan untuk memberikan hukuman tidaklah mudah.

Tentu saja, kondisi sosiologis masyarakat harus dipikirkan meskipun tujuannya untuk menegakkan aturan terkait kedisiplinan dalam rangka protokol kesehatan.

"Usulannya ya gitu-gitu. Ada yang mengusulkan push up, ada juga yang mengusulkan membersihkan tempat umum.
Meskipun pasti ada yang setuju dan ada yang tidak," ucapnya.

Menurutnya, memberikan satu penalti demi tegaknya peraturan memang suatu keharusan.

Namun tidak selalu dengan denda, karena ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghukum.

Pihaknya saat ini tengah mengoptimalkan langkah untuk mengedukasi masyarakat mengenai protokol kesehatan seoptimal mungkin.

"Saya lebih senang untuk mengedukasi dulu. Ya bupati, wali kota, kades, kelompok masyarakat, Jogo Tonggo secara ‘pentahelik’. Semua bergerak memberikan edukasi lebih dulu seoptimal mungkin. Itu menurut saya yang harus dilakukan saat ini," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved