Breaking News:

Kata Wali Kota Bima Arya Soal Pemulihan Ekonomi di Kota Bogor

Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, hotel-hotel kembali membuka beberapa kegiatan di dalam hotel.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto disela meninjau protokol kesehatan di Yogya Bogor Junction. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Setelah tutup berbulan-bulan saat diterapkannya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar dari tahap 1 sampai dengan PSBB Transisi, operasional Hotel kini mulai kembali dibuka.

Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, Hotel-hotel kembali membuka beberapa kegiatan di dalam Hotel.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa Kota Bogor saat ini sedang berupaya menyeimbangkan antara ekonomi dan kesehatan.

"Nomer satu kesehatan nomer dua ekonomi, dan ekonomi ini berdasarkan catatan recovery (pemulihan) sudah mulai terjadi," kata Bima, Senin (20/7/2020).

Bima Arya mengklaim bahwa ocupansi Hotel sudah mulai membaik.

Bahkan Bima menyebut dua Hotel sudah kembali 100 persen.

"Kita cek di lapangan hampir semua sudah berdenyut, jadi ekonomi membaik kita harus pertahankan ini kalau Bogor terus landai berarti kita berhasil menemukan titik keseimbangan ekonomi jalan protokol kesehatan juga dipatuhi," katanya.

Meski demikian Bima mengatakan bahwa masih ada beberapa sektor yang belum dibuka diantaranya adalah sektor pendidikan, beberapa Hotel dan tempat kebugaran.

Bima juga menegaskan dibukanya kembali beberapa sektor mengharuskan disiplin protokol kesehatan harus dijalankan dengan ketat.

Karena kata Bima tidak menutup kemungkinan ada hal buruk terjadi.

Namun Ia berharap kondisi terburuk tidak terjadi sehingga Kota Bogor bisa melangkah menuju normal baru untuk melakukan adaptasi kebiasan baru.

"Begitu ada kemungkinan memburuk tidak tertutup kemungkinan kita membalik lagi, sangat mungkin apabila terjadi eskalasi, ya gugus tugas kemudian memutuskan untk kembali lagi ke psbb bisa saja tapi kita harapakan itu tidak terjadi," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved