Breaking News:

Teror Virus Corona

Vaksin Covid-19 dari China Akan Uji Klinis, Menristek Ungkap Jadwal Produksi & Beredar di Indonesia

Bambang Brodjonegoro buka suara soal vaksin Covid-19 hasil kerjasama dengan Sinovac Biotech Ltd telah sampai di Indonesia.

Gerd Altmann/Pixabay
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodjonegoro buka suara soal vaksin Covid-19 hasil kerjasama dengan perusahaan asal China, Sinovac telah sampai di Indonesia.

Bambang mengatakan bahwa vaksin itu didatangkan untuk dilakukan uji klinis tahap ketiga.

Vaksin tersebut, kata dia, adalah hasil kerjasama antara Bio Farma dengan Sinovac.

"Sinovac jadi pengembang dari bibit vaksinnya menjadikan Indoensi satu dari 5 negara yang akan menjalankan uji klinis dari vaksin yang dikembangkan dengan platfom virus yang dilemahkan," ujarnya seperti dilansir dari Kompas TV live.

Vaksin tersebut diperkirakan akan lebih cepat tersedia ketimbang dengan vaksin merah putih.

Menurut Bambang, vaksin merah putih yang dikerjakan Eijkman Institute itu kemungkinan baru tersedia tahun 2022.

"Tahapannya mungkin sekitar 30 persen dari seluruh proses," jelasnya.

"Targetnya sampai akhir tahun ini kita bisa selesaikan uji pada hewan, sehingga tahun depan bisa dimulai uji pra klinis dan klinis," tambahnya.

Pengalaman Fotografer Potret Jenazah Covid-19, Dibalut Plastik dan Lakban : Paling Memilukan

Kabar Baik, Rusia Berhasil Uji Coba Vaksin Covid-19 Pertama, Menurut Riset Hasilnya Aman

Namun demikian, Bambang tak menutup kemungkinan jika vaksin merah putih ini bisa tersedia lebih cepat.

"Tentunya kalau ada kerjasama dengan BPOM untuk percepatan dari uji klinis, mudah-mudahan vaksin merah putih ini bisa tersedia, pada tahun 2021, jadi tak perlu nunggu sampai tahun 2022," jelas Bambang.

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Afkar S
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved