Breaking News:

Tingkat Kekerasan Terhadap Anak di Kabupaten Bogor Terus Meningkat, Naik Drastis Sejak 2016

Hari Anak Nasional (HAN) diperingati setiap tahun di tanggal 23 Juli 2020 yang mana juga diperingati oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

TribunJabar.id/Wahyudi Utomo
Ilustrasi kekerasan pada anak. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Hari Anak Nasional (HAN) diperingati setiap tahun di tanggal 23 Juli 2020 yang mana juga diperingati oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Namun, tingkat kekerasan terhadap anak di Kabupaten Bogor rupanya harus jadi perhatian karena tercatat terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak ( P2TP2A) Kabupaten Bogor, angka kekerasan terhadap anak di beberapa bulan pertama tahun 2020 ini saja sudah melebihi angka total kasus kekerasan terhadap anak di tahun 2012, 2013, 2014 dan 2015 lalu.

"Itu yang tercatat dan mengadukan ke kita, mengalami peningkatan," kata Kepala P2TP2A Kabupaten Bogor Euis Kurniasih kepada wartawan, Kamis (23/7/2020).

Angka total kasus kekerasan terhadap anak di tahun 2012 tercatat sebanyak 31 kasus, lalu 2013 turun jadi 10 kasus, tahun 2014 naik jadi 26 kasus lalu naik lagi jadi 44 kasus di tahun 2015.

Pada tahun 2016 angka kekerasan anak ini meningkat drastis jadi 148 kasus, tahun 2017 sebanyak 126 kasus, tahun 2018 sebanyak 167 kasus dan tahun 2019 sebanyak 121 kasus.

"Tahun 2020 dari Januari sampai 15 Juli ada 47 kasus kekerasan terhadap anak," kata Euis Kurniasih.

Euis mengaku bahwa kasus kekerasan terhadap anak memang mendominasi karena angkanya setiap tahun paling tinggi dibanding kasus kekerasan terhadap perempuan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan kasus human trafficking (perdagangan orang) yang ditangani P2TP2A Kabupaten Bogor.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved