Breaking News:

Info Otomotif

Waspada, Ini 3 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Berkendara di Jalan Tol

Jalan tol didesain sebagai jalur bebas hambatan, cara mengemudi di jalan tol berbeda dengan jalan raya atau jalan umum.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kondisi jalan tol menuju arah puncak dan sebaliknya sepi kendaraan pasca penerapan PSBB di Jakarta, Jumat (10/4/2020) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Jalan tol didesain sebagai jalur bebas hambatan, cara mengemudi di jalan tol berbeda dengan jalan raya atau jalan umum.

Karena itu memahami aturan yang ada merupakan hal wajib.

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, ada tiga kesalahan yang kerap dilakukan orang Indonesia saat mengemudi di jalan tol.

"Orang di Indonesia dalam penggunan lajur ini sering salah. Bahu jalan dipakai menyalip, lajur cepat tapi kecepatan konstan. Ketiga pindah jalur secara kasar saat mau masuk gerbang tol," kata Jusri kepada Kompas.com, belum lama ini.

1. Bahu jalan

Meskipun bisa dilalui, namun bahu jalan tol tidak bisa digunakan sembarangan.

Penggunaannya hanya boleh untuk sesuatu yang bersifat darurat, dan hanya diperbolehkan untuk petugas berwenang.

Aturan ini sudah dibakukan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

Dalam peraturan tersebut, tertulis jelas peruntukkan jalan tol, khususnya pada pasal 41 ayat 2.

Penggunaan bahu jalan diatur sebagai berikut:

Halaman
123
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved