Breaking News:

Jabodetabekpunjur Punya Segudang Masalah, Lembaga Koordinasi Akan Dibentuk

enteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil dengarkan masukan-masukan dari para kepala daerah

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil di Megamendung, Puncak Bogor, Senin (27/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil dengarkan masukan-masukan dari para kepala daerah dari Jabodetabekpunjur dalam rapat koordinasi di Hotel Pullman, Megamendung, Kabupaten Bogor, Senin (27/7/2020).

Jabodetabekounjur ini meliputi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak dan Cianjur.

"Ini adalah pertemuan ketiga setelah pertemuan dengan DKI Jakarta, Banten dan Tangerang," kata Sofyan Djalil kepada wartawan.

Rapat ini, kata dia, merupakan rapat sosialisasi implementasi Peraturan Presiden nomor 60 tahun 2020 tentang Jabidetabekpunjur yang mana Menteri ATR/BPN adalah ketua tim Perpres ini.

Perpres tersebut mengamanatkan pembentukan kelembagaan koordinasi dan nanti akan dilengkapi dengan Project Management Office (PMO).

Sofyan menjelaskan bahwa koordinasi ini dilakukan untuk mengatasi berbegai masalah di Jabodetabekpunjur seperti masalah banjir, sampah, longsor, macet, penataan hulu dan yang lainnya.

"Karena penataan Jabodetabekpunjur itu harus singkron dari hulu, tengah dan hilir. Jadi kita bicarakan tadi, banyak input dari bupati, walikota, oleh sebab itu kelembagaan nanti akan kita improve, diperbaiki, kemudian ada PMO yang khusus full time bekerja merumuskan input semua tadi," ungkap Sofyan Djalil.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved