Idul Adha 2020

Berkurban saat Pandemi di Daerah Pedalaman atau Zona Merah, Adakah Pahala Khusus? Ini Penjelasannya

Berkurban di tengah pandemi, adakah pahala khusus yang didapat? Ustaz Abdul Somad beri penjelasan.

Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Ardhi Sanjaya
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Idul Adha 2020 - Penjelasan soal ada atau tidak pahala khusus berkurban saat pandemi. 

"Untuk tahun ini membedakan pandemi dengan ga pandemi, serahkan saja semua.

Adapun balasannya khususnya semakin orang kesulitan, semakin orang kelaparan, kita makin peduli maka balasan kadarnya makin tinggi," terangnya.

Apa yang harus diperhatikan dalam berkurban?

Menjelang Idul Adha 2020, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan sebelum berkurban.

Pemerintah pun sebelumnya telah menerbitkan panduan lengkap penyembelihan hewan kurban di tengah pandemi.

Terlepas dari itu, ada hal yang harus diperhatikan bagi yang akan berkurban.

Untuk yang berkurban, dianjurkan tidak memotong kuku maupun rambut.

3 Tips Memilih Hewan Kurban yang Bagus, Lengkap dengan Panduan Penyembelihan di Tengah Pandemi

Apa hukum dan hikmahnya?

Terkait hal itu, Ustaz Adi Hidayat buka suara.

Ia menyampaikan jika bagi yang hendak berkurban, maka dianjurkan untuk tidak potong rambut maupun kuku berdasarkan hadist.

"Bagi yang akan berkurban maka jika masuk Dzulhijjah, kita telah ada niatnya untuk sementara tahan berdasarkan hadist, jangan sentuh kuku dan rambutnya, jangan potong tahan dulu.

Jangan dulu cukur rambut cukur rambut yang menempel di seluruh badan,

jangan dulu potong kuku tangan dan kaki hingga hewan kurban kita disembelih, apa hikmahnya?

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved