Breaking News:

Waspada Klaster Perkantoran di Kota Bogor, Bima Arya Minta Tak Banyak Orang di Dalam Kantor

Bima Arya meminta agar gedung atau ruang perkantoran tidak dipadati oleh banyak orang.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor, Bima Arya 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Munculnya klaster perkantoran di Jakarta menjadi perhatian bagi Pemerintah Kota Bogor.

Bima Arya meminta agar gedung atau ruang perkantoran tidak dipadati oleh banyak orang.

Bukan hanya itu pelaksanaan rapat di dalam perkantoran diminta tidak terlalu lama dan melibatkan banyak orang.

"Saya imbau rapat-rapat, enggak terlalu lama dan tidak harus banyak orang , di Jakarta ini melonjal dratis klaster jakarta luar kota jangan sampai Bogor sepeti itu," kata Bima, Rabu (29/9/2020).

Bukan hanya itu Bima juga meminta warga tetap waspada adanya klaster luar kota atau import case.

Bima menyebut peningkatan kasus positif di Kota Bogor berasal dari luar kota.

"Sekarang klaster luar kota sangat berbahaya sekarang hampir 50 persen sekarang dari luar kota nomer dua perkantoran nah karena itu saya perintahkan sekarang ke kepada camat lurah untuk kordinasi rt/rw untuk memastikan yang mau dinas luar kota dan yang pulang dari luar kota itu lapor," katanya.

Bima juga meminta agar setiap warga yang pulang dari luar kota mengikuti test swab.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved