Breaking News:

BREAKING NEWS - Gubernur Anies Baswedan Perpanjang PSBB di Jakarta Selama 2 Pekan

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini memperpanjang PSBB hingga 14 hari ke depan.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menggelar konferensi pers di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini memperpanjang PSBB hingga 14 hari ke depan atau sekitar 2 pekan.

Dengan demikian PSBB masa transisi bakal diterapkan hingga 13 Agustus 2020 mendatang.

"Dengan mempertimbangkan semua kondisi, kami memutuskan memperpanjang PSBB transisi untuk ketiga kalinya sampai dengan 13 Agustus," ucapnya dalam konferensi pers virtual yang disiarkan akun youtube Pemprov DKI, Kamis (30/7/2020).

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi sendiri pertama kali diterapkan Anies pada 5 Juni hingga 2 Juli 2020.

Selama PSBB masa transisi itu, sejumlah kegiatan sosial ekonomi secara bertahap mulai diizinkan beroperasi kembali.

tribunnews
ilustrasi virus corona (Freepik)

Perkantoran, pusat perbelanjaan/mal, hingga tempat rekreasi outdoor mulai bisa menggeliat kembali.

Bahkan, Pemprov DKI kembali mengizinkan kegiatan peribadahan di rumah-rumah ibadat secara berjemaah.

Masa transisi menuju kenormalan baru ini pun kembali diperpanjang Anies pada 3 Juli hingga 16 Juli 2020 ini.

Kemudian, PSBB masa transisi kembali diperpanjang Anies selama 14 hari, mulai 17 Juli hingga 30 Juli 2020.

Selama perpanjangan PSBB masa transisi ini, jumlah kasus Covid-19 di ibu kota sendiri kembali meroket.

Setidaknya enam kali sudah DKI Jakarta memecahkan rekor penambahan kasus Covid-19 dalam sehari.

Pertama, pada 8 Juli 2020 di mana terdapat 344 kasus baru. Kemudian pada 11 Juli dengan 359 kasus dan terakhir pada 12 Juli lalu ada penambahan 404 kasus Covid-19.

Kemudian, lonjakan kasus Covid-19 kembali terjadi pada 21 Juli dengan jumlah 441 kasus,

Selanjutnya, pada 27 Juli ada penambahan sebanyak 473 kasus dan terakhir pada 29 Juli kemarin terdapat 584 pasien.

 

(TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved