Breaking News:

Soroti Penangkapan Djoko Tjandra, Yunarto Wijaya: Apapun Cerita di Belakangnya, Harus Diapresiasi

Menurut Yunarto Wijaya, penangkapan Djoko Tjandara kali ini harus diapresiasi, terlepas ada cerita apa di belakangnya.

Tribunnews
Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengungkapkan alasan dirinya meladeni orang yang ajak taruhan di media sosial Twitter. 

TRIBUNNEWSBOGOR.com -- Buronan kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali, Djoko Tjandra akhirnya ditangkap oleh polisi setelah kabur dari Indonesia pada Juni 2009.

Hal itu pun disorot oleh Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya.

Sebelum Djoko Tjandra ditangkap, ia sempat menulis Tweet soal buronan tersebut.

Namun Yunarto Wijaya menyindir pemerintahan yang ingin memberantas kemiskinan.

"Gimana mau lawan kemiskinan kalo lawan Djoko Tjandra aja puluhan tahun kalah terus...," tulis Yunarto Wijaya.

Di hari yang sama, pada malam harinya polisi pun menjemput Djoko Tjandra di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020) malam.

Berdasarkan keterangan dari Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Djoko Tjandra ditangkap oleh tim Bareskrim Polri di Malaysia dalam operasi penangkapan yang sudah dirancang sejak 20 Juli 2020.

Sebelumnya, Djoko Tjandra sempat membuat geger publik Indonesia karena berhasil masuk ke Tanah Air meski berstatus buronan.

Tidak hanya itu, pada 8 Juni 2020 ia juga berhasil membuat kartu tanda penduduk (KTP) elektronik di Kelurahan Grogol Selatan, Jakarta, hanya dalam waktu sejam.

Setelah itu, dia diketahui pergi ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mendaftarkan permohonan peninjauan kembali kasus yang menjeratnya.

Soroti Kasus Djoko Tjandra, Aktivis Bogor Raya Apresiasi Kerja Kepolisian

Diduga Terlibat Penerbitan E-KTP Djoko Tjandra, Lurah Grogol Dipecat Pemerintah DKI Jakarta

Halaman
1234
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved