Breaking News:

Pemkot Minta Dinkes Kaji Rumah Sakit Rujukan yang Jadi Tempat Penularan Covid-19

Dedie A Racim menjelaskan total orang yang terkonfirmasi positif di salah satu rumah sakit di Jalan Pajajaran adalah sebanyak 10 orang.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wakil wali Kota bogor, Dedie a Rachim 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Klaster Covid-19 di fasilitas kesehatan di Kota Bogor kembali muncul.

Dari data yang diterima Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bogor tercatat ada 10 orang terkonfirmasi positif dari sebuah rumah sakit di Kota Bogor.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, rumah sakit yang berada di Jalan Pajajaran tersebut merupakan rumah sakit rujukan pasien Covid-19 sesuai SK Gubernur Jawa Barat.

Dedie A Rachim pun meminta Dinas Kesehatan Kota Bogor dan Provinsi untuk mengkaji ulang.

"Kami minta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk bersama-sama melakukan pengecekan di lapangan dan menilai apakah status rumah sakitnya masih layak menjadi rujukan Covid-19," ujarnya.

Dedie A Racim menjelaskan total orang yang terkonfirmasi positif di salah satu rumah sakit di Jalan Pajajaran adalah sebanyak 10 orang.

"Untuk total yang terkonfirmasi positif di fasilitas kesehatan itu 10 orang enam warga Kota Bogor dan empat Kabupaten, sehingga data yang masuk ke Kota Bogor enam sisanya masuk ke dalam data Kabupaten," ujarnya.

Dari 10 orang yang terkonfirmasi positif tersebut diantaranya adalaah petugas keamanan atau satpam, penerima tamu sampai petugas parkir.

Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved