Breaking News:

Tewas Ditabrak Kereta

Pengendara Motor yang Tewas Tertabrak Kereta di Perlintasan Bojonggede Diduga Pengemudi Ojek Online

beredar kabar bahwa korban tewas berjenis kelamin laki-laki itu berprofesi sebagai ojek online (ojol).

dok PKD
Sepeda motor korban ringsek setelah tertabrak kereta di perlintasan Bojonggede, Minggu (2/8/2020) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Babinkantibmas Desa Bojonggede, Sodikin belum dapat memastikan profesi korban tewas tertabrak kereta api di pintu perlintasan kereta api Bojonggede, Minggu (2/8/2020).

Sebelumnya, beredar kabar bahwa korban tewas berjenis kelamin laki-laki itu berprofesi sebagai ojek online (ojol).

Menyikapi hal tersebut, Sodikin enggan menarik kesimpulan terlalu cepat lantaran tidak ada identitas apapun yang dibawa korban.

"Kalau untuk profesi korban terkait ojek online atau lainnya, saya belum dapat menyimpulkan sendiri. Sebab tidak ada identitas yang menyangkut kesitu," ujarnya.

BREAKING NEWS - Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta di Pintu Perlintasan Bojonggede

Sementara itu, di lokasi kejadian, korban tewas terlihat menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Mio dengan nomor polisi F 5565 FD.

"Identitas belum didapat. Kalau unit kendaraan tersebut yaitu jenis Yamaha Matic Mio nomor polisi F 5565 FD. Untuk identitas belum diketemukan ya," jelasnya.

Terkait kronologis kejadian, Sodikin menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi, korban nekat menerobos pintu perlintasan kereta api yang sudah ditutup.

"Kalau terkait kronologis dari awal dari saksi-saksi palang pintu yakni saudara Sahrul menyampaikan kepada saya bahwa sekitar pukul 12.30 WIB ada kereta dari dua arah, dari arah Jakarta dan dari Bogor," paparnya.

Lebih lanjut, Sodikin membeberkan bahwa warga sekitar yang berada disekitar pintu perlintasan kereta api sempat menahan korban yang nekat menerobos pintu perlintasa kereta api. Namun, lantaran kereta api sudah dekat, kecelakaan pun tak terelakkan.

"Palang pintu sudah ditutup, ada pengendara sepeda motor yang menerobos. Sudah di pegang anak-anak pengatur lalu lintas di pintu kereta. Tapi kereta sudah dekat dan korban tertabrak," paparnya.

Selain itu, Sodikin mengatakan, korban akan dibawa ke rumah sakit yang biasa menangani korban kecelakaan.

"Selanjutnya tentu kita akan berkoordinasi. Korban akan dibawa ke rumah sakit yang biasa menangani peristiwa jatuh korban seperti ini," tandasnya.(*)

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved