Breaking News:

Dishub DKI Jakarta Klaim Kebijakan Ganjil Genap Bikin Volume Lalin Turun 2 Persen

Dishub DKI Jakarta mencatat peningkatan sebesar 2,05 persen jumlah penumpang atau sebanyak 178.170 orang.

TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (12/6/2020). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat adanya penurunan volume lalu lintas hingga dua persen sejak kebijakan ganjil genap kembali diterapkan pada Senin (3/8/2020) kemarin.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, hasil ini diketahui dari evaluasi dan pantauan hari pertama ganjil genap diterapkan.

"Volume lalu lintas terjadi penurunan sekira dua persen di beberapa titik pemantauan," ucap Syafrin saat dihubungi, Selasa (4/8/2020).

Berbeda dengan volume lalu lintas yang menurun, jumlah penumpang angkutan umum justru meningkat dua persen bila dibandingkan dengan hari Senin (27/7/2020) sebelumnya.

Dishub DKI Jakarta mencatat peningkatan sebesar 2,05 persen jumlah penumpang atau sebanyak 178.170 orang.

Sedangkan pada 27 Juli 2020 lalu sebesar 174.589 orang.

"Angkutan umum secara rata-rata naik dua persen, tetapi proporsinya itu trasjakarta naik dua persen dan MRT turun delapan persen," kata dia.

Selain itu, sejak ganjil genap diterapkan lagi, tampak tak ada kepadatan lalu lintas yang mengular panjang.

"Dari aspek lalu lintas memamg ramai lancar dan tidak terjadi penumpukan, berarti di persimpangan atau ruas jalan. Artinya, lalu lintas lancar seiring dengan penurunan volume lalu lintas," tuturnya.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta kembali memberlakukan sistem pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap mulai hari ini, Senin kemarin.

Halaman
1234
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved