Breaking News:

PSBB di Bogor

Menunjukan Gejala Klinis, 6 Orang Dari Kelaster Keluarga Wilayah Bogor Barat di Bawa ke RSUD

Klaster keluarga di Kota Bogor perlu mendapatkan atensi khusus dari masyarakat agar tetap mematuhi protokol Covid-19

Syaibatul Hamdi/Pixabay
Ilustrasi Covid-19 atau virus corona. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Klaster keluarga di Kota Bogor perlu mendapatkan atensi khusus dari masyarakat agar tetap mematuhi protokol Covid-19 dimanapun.

Penularan di dalam keluarga di Kota Bogor jumlah mencapai lima klaster yang tersebar di beberpaa kelurahan di enam kecamatan Kota Bogor.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim pernah menyampaikan ada lima klaster keluarha di Kota Bogor.

Informasi terbaru diketahui enam orang dari satu klaster keluarga di wilayah Bogor Barat terpaksa harus dirujuk ke RSUD Kota Bogor lantaran menunjukan gejala klinis.

"Hari ini kita geser 6 ke RSUD karena menunjukan gejala klinis," kata Wakil Wali Kota Bogo Dedie A Rachim saat ditemui di Balaikota Bogor.

Dedie mengatakan bahwa dari total 22 orang klaster keluarga di Bogor Barat tidak seluruhnya diisolasi di rumah sakit.

Namun ada beberapa yang tetap melakukan isolasi mandiri.

"Total ada 22 satu keluarga ada yang diisolsi mandiri dan ada yang di rumah sakit," ujarnya.

Dalam berbagai kesempatan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim juga sering mengingatkan warga agar mematuhi dan disiplin menjalankan protokol Covid-19.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved