Breaking News:

PSBB di Bogor

Pelanggar Protokol Covid-19 di Kota Bogor Bisa Diancam Denda Rp 500 Ribu

Kesadaran masyarakat Kota Bogor dalam disiplin menjalani protokol Covid-19 masih cukup kurang.

istimewa
ILUSTRASI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor kembali menggelar razia terkait disiplin masker di Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (2/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kesadaran masyarakat Kota Bogor dalam disiplin menjalani protokol Covid-19 masih cukup kurang.

Untuk mendorong penegakan aturan protokol Covid-19, Pemerintah Kota Bogor mengeluarkan peraturan walikota (Perwali).

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan bahwa perwali nomer 64 tahun 2020 tentang pemegakan pengenaan denda sudah di tanda tangani Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

"Untuk mereka yang tidak melaksanakan protokol Covid-19 sebagai turunan dari pergub nomer 60 kemarin jadi ada beberapa pasal disitu yang intinya pemerintah diberikan kewenanagan untuk melakuakn teguran lisan sampai pencabutan izin secara permanen," katanya.

Tidak hanya sanksi teguran dan penutupan, dalam perwali itu juga disebutkan bahwa pelanggar bisa dikenakan sanksi denda dengan nominal dari Rp 100 ribu sampai Rp 500 ribu.

Dedie juga meminta agar Satpol PP Kota Bogor segera melakukan implementasi penegakan aturan tersebut.

"Pengenaan denda dari Rp 100 ribu sampai Rp 500 ribu ini diturunkan diperwali agar teman-teman di Satpol PP bisa mengimplementasinya secara dinamia dan lugas," kata Dedie saat ditemui di Balaikota Bogor, Selasa (4/8/2020) sore tadi.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved