Klaim Obat Virus Corona

Tuai Kontroversi Terkait Antibodi Corona, Siapa Sebenarnya Hadi Pranoto? Kerap Pakai Jam Mewah Ini

Gaya berpakaian Hadi Pranoto memang tidak mencolok, namun sebuah jam yang terikat di pergelangan tangannya mencuri perhatian.

TribunnewsBogor.com
Jadi sorotan terkait pernyataannya soal Covid-19, Hadi Pranoto pakai jam mewah saat jumpa pers 

Di sisi lain, dalam jumpa pers di Rumah Makan Leuit Agung, Bogor Barat, Kota Bogor, Hadi Pranoto mengaku tidak pernah mengklaim dirinya siapa.

"Saya sampai saat ini belum mendeklarasikan saya siapa dan dari mana. Saya adalah ketua tim riset untuk kepentingan emergency kemanusiaan," kata Hadi Pranoto, Senin (3/8/2020).

Latar belakang pendidikan Hadi Pranoto pun sampai saat ini masih misteri karena dia juga enggan memberitahukannya kepada publik.

Namun, Hadi sempat menyampaikan terkait legalitas pendidikan di Indonesia dan itu menurut dia jadi alasan kenapa dia enggan membeberkan latar belakangnya sebagai pengklaim penemu obat Covid-19.

"Begini ya, di Indonesia ada aturan tersendiri yang mengatur tentang legalitas pendidikan seseorang. Karena di Indonesia, orang yang dari luar negeri harus melakukan penyetaraan di Indonesia. Jadi kita tidak mau kontroversi di situ. Kita lebih baik anggap saja kita masyarakat biasa. Kemudian ada temuan, kita eksplor dan hasilnya (obat Covid-19) cukup baik untuk kesehatan," ungkap Hadi Pranoto.

Dipolisikan hingga ancam gugat balik Rp 147 triliun

Hadi Pranoto merasa dicemarkan nama baiknya setelah dilaporkan ke polisi oleh Cyber Indonesia. Ia akan menuntut balik dan meminta ganti rugi hingga Rp 147 triliun.

Meski begitu, Hadi juga menyatakan siap menjalani proses hukum yang berlaku.

"Kita sebagai warga negara yang baik kita akan taat hukum, ini negara hukum," kata Hadi Pranoto dalam wawancara khusus dengan TribunnewsBogor.com, Selasa (4/8/2020).

Pria yang membuat heboh saat sampaikan hasil temuannya soal herbal Covid-19 di Youtube Anji Manji ini mengaku memiliki dasar hukum untuk melaporkan balik.

"Semua ada konsekuensinya, mereka melaporkan saya atas dasar apa, dan itu akan menjadi salah satu referensi saya dan akan melapor balik pelapor kepada pihak kepolisian," kata Hadi Pranoto.

Ia akan menuntut kembali pelapor karena telah melakukan pencemaran nama baik, menuntut ganti rugi minimal 10 miliar dolar Amerika Serikat atau setara sekitar Rp 147 triliun.

"Saya akan menuntut kembali karena telah melakukan pencemaran nama baik dan mematikan karakter keilmuan saya untuk melakukan penelitian. Sehingga saya harus meminta ganti rugi minimal 10 miliar US Dollar," ungkap Hadi Pranoto.

Sosok Hadi Pranoto yang disebut sebagai pakar mikrobiologi yang telah menemukan herbal untuk menyembuhkan Covid-19 kini jadi perbincangan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved