Breaking News:

Warga Kabupaten Bogor yang Terima Bantuan Beras Tidak Laik, Laporkan Melalui Nomor Ini

Bantuan beras bagi Rumah Tangga Miskin (RTM) terdampak Covid-19 disalurkan bekerja sama dengan Bulog.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Pemkab Bogor salurkan bantuan beras di tengah pandemi Covid-19 tahap II sebanyak 6 ribu ton, Rabu (5/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bagi warga Kabupaten Bogor yang menerima bantuan sosial beras dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tidak usah khawatir jika menerima beras yang tidak laik.

Sebab, Pemkab Bogor siap menggantinya jika penerima bantuan beras menerima beras yang tidak laik.

"Tidak perlu teriak-teriak bahwa berasnya begini lah, begitu lah. Kita di (penyaluran bantuan) tahap dua ini ada perbaikan, kita juga ada hotline," kata Bupati Bogor Ade Yasin, Rabu (5/8/2020).

Bantuan beras bagi Rumah Tangga Miskin (RTM) terdampak Covid-19 disalurkan bekerja sama dengan Bulog.

Pemkab Bogor bersama Bulog juga membuka hotline atau nomor pelaporan keluhan dari keluarga penerima bantuan sosial beras ini.

Jika warga menerima bantuan beras yang jelek bisa dilaporkan ke hotline tanggap bansos Kabupaten Bogor di nomor 0813-9886-4936.

"Ketika menerima beras tidak bagus, cepat kembalikan kepada kelurahan, atau kepada Pak RT, Pak RW, sehingga kita bisa ganti," ungkap Ade.

Diketahui, Pemkab Bogor kini telah menyalurkan bantuan sosial bagi keluarga miskin terdampak Covid-19 tahap 2 sebanyak 6 ribu ton.

Setiap rumah tangga yang berhak menerima bansos ini akan menerima sebanyak 30 kg beras per Kepala Keluarga (KK) untuk 200 ribu rumah tangga miskin.

Bantuan ini nanti juga akan berlanjut ke tahap 3 yang juga sebanyak 6 ribu ton beras sehingga total keseluruhan bantuan Pemkab Bogor ini adalah sebanyak 18 ribu ton.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved