Breaking News:

Pemkot Bogor Matangkan Rencana Pemasangan WiFi untuk Belajar Jarak Jauh di RW yang Membutuhkan

Kepala Diskominfostandi Kota Bogor, Rahmat Hidayat mengatakan, terobosan ini dilakukan menindaklanjuti hasil rapat dengan Wali Kota Bogor dan Wakil Wa

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kepala Diskominfostandi Kota Bogor, Rahmat Hidayat 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bogor sedang mematangkan rencana pemasangan WiFi untuk pelajar mengakses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kepala Diskominfostandi Kota Bogor, Rahmat Hidayat mengatakan, terobosan ini dilakukan menindaklanjuti hasil rapat dengan Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor mengenai PJJ.

Dari hasil rapat tersebut direncanakan akan dilakukan pemasakan Wifi publik di kelurahan dan setiap RW.

"Masing-masing ada plus dan minus,  kalau di kelurahan, semua sudah tersedia jaringan bendwit milik kominfo, hanya saja dikhawatirkan terjadi tempat kerumunan baru harus diatur," katanya  saat ditemui di Balaikota Bogor, Kamis (6/8/2020) sore.

Serangkan rencana pemaaangan Widi publik di setiap RW saat ini sedang dimatangkan di Bappeda dan dirapatkan dengan bagian pemerintahan, Disdik dan BPKAD.

Untuk sumber anggaran Rahmat mengatakan bahwa pendaan masih dalam tahap masukan.

"Soal sumber pendanaan, ada ide menggunakan dana BTT dimana kelebihannya dana ini tersedia dan kemudian sistem pengadaannya lebih simpel. Hanya, permasalahan dana BTT apakah bidang pendidikan ini termasuk yang termasuk bisa menggunakan dana BTT karena selama ini dikenal ada tiga yakni jaringan pengaman sosial, kesehatan dan ekonomi," katanya.

Namun jika tidak menggunakan dana BTT ada beberapa opsi penggunaan anggaran diantaranya mengfunakan dana DPA atau kelurahan ataupun RW siaga.

"Ini juga masih kita diskusikan, hanya memang harapannya satu bulan ini ada proses pengambilan keputusan untuk kontruksi pemasangan peralatan segala macam, kemudian awal bulan depan atau September sudah bisa digunakan selama empat bulan kedepan," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved