Berusia 4.000 Tahun, Dataran Es Terakhir di Arktik Terbelah dan Runtuh

Detik-detik terbelahnya dataran es milne terekam satelit dan fotonya baru saja dirilis perusahaan Planet Earth.

Editor: Vivi Febrianti
Planet Lans Inc via BBC
Sebelum terbelah pada 26 Juli. Dataran es Milne adalah sisa dari dataran es tunggal berukuran mahabesar di Arktika. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Milne ice shelf ( dataran es milne) adalah daratan es utuh terakhir yang terletak di ujung utara Pulau Ellesmere, Kanada.

Kini, dataran es itu terbelah dan runtuh.

Dataran es adalah bagian glasier yang mengalir dari darat ke laut.

Nah, lapisan es Milne sudah berusia sekitar 4.000 tahun.

Detik-detik terbelahnya dataran es milne terekam satelit dan fotonya baru saja dirilis perusahaan Planet Earth.

Dilansir Live Science, Selasa (11/8/2020), pada tanggal 30 dan 31 Juli, bagian utara lapisan es di Arktik mulai pecah.

Belahan es itu kemudian membentuk bongkah es seluas 80 kilometer persegi yang mengapung di laut, ukurannya lebih besar dari Manhattan.

"Kemudian (lapisan es) memisahkan diri dan mulai mengapung ke utara," kata perwakilan Water and Ice Researh Laboratory (WIRL) di Carleton University di Ontario, Kanada dalam sebuah pernyataan.

Menurut WIRL, pada 3 Agustus, "pulau es" itu patah menjadi dua bagian.

Keduanya tampak mengapung di Samudera Arktik.

Satu bagian berukuran sekitar 55 kilometer persegi, bagian kedua berukuran 24 kilometer persegi.

Kedua memiliki tebal sekitar 70 sampai 80 meter.

"Dan retakan lain yang ada sebelumnya di sisa-sisa lapisan es mengisyaratkan bahwa mungkin ada lebih banyak kehilangan es di masa depan," kata perwakilan WIRL.

Seorang analis es di Layanan Es Kanada, Lingkungan, dan Perubahan Iklim Kanada (ECCC) Adrienne White sudah melihat tanda-tanda pemisahan lapisan es Milne.

"Di atas suhu udara normal, angin lepas pantai dan perairan terbuka di depan lapisan es adalah bagian penanda dari pecahnya lapisan es," tulis ECC saat membagikan gambar satelit di sebuah twit.

Tangkapan layar Twitter/ECCC Canadian Ice Service Tangkapan layar twit ECCC Canadian Ice Service menunjukkan dataran es di Arktik sebelum dan sesudah terbelah.

Runtuhnya lapisan es yang mendadak adalah panggilan bagi para ilmuwan yang mempelajari hilangnya es di lokasi genting itu.

"Area kamp dan instrumen kami semuanya hancur karena ini. Untuk kita tidak berada di lapisan es itu saat kejadian ini," kata peneliti es Arktik Derek Mueller, seorang profesor di Departemen Geografi dan Studi Lingkungan Universitas Carleton.

Dilansir BBC, Selasa (11/8/2020), pulau Ellesmere pernah menjadi bagian dari dataran luas yang terikat dalam struktur tunggal.

Pada awal abad ke-20, dataran tunggal tersebut mencakup 8.600 kilometer per segi.

Namun, pada tahun 2000, perubahan iklim secara cepat telah mengurangi tutupan es yang mengapung menjadi hanya 1.050 kilometer per segi.

Patahan selanjutnya terjadi pada 2003, 2005, 2008, 2011, 2012, dan kini pada 2020. Luas area dataran es tersebut sekarang berada di bawah 500 kilomer per segi.

Dataran es Milne sendiri hanya berukuran 106 kilometer per segi.

Foto-foto di bawah ini berasal dari satelit Dove yang dirilis perusahaan Planet asal California.

Rangkaian foto tersebut diabadikan pada 26 Juli (sebelum) dataran es terbelah.

Planet Lans Inc via BBC Sebelum terbelah pada 26 Juli. Dataran es Milne adalah sisa dari dataran es tunggal berukuran mahabesar di Arktika.

Sementara foto di halaman depan artikel ini diambil pada 31 Juli 2020, setelah dataran es terpisah.

Menarik diperhatikan bahwa banyak kolam lelehan es yang menutupi permukaan dataran es. Keberadaan cairan itu bisa menjadi masalah bagi dataran es.

Jika air mengisi celah-celah di dalam es, dataran es dapat terbongkar. Air akan menekan retakan, menuju bagian dasar dataran dalam proses yang dikenal dengan hydrofracturing. Kondisi ini akan melemahkan dataran es.

Jérémie Bonneau via BBC Danau dan kolam berisi es yang meleleh kian mengikis Dataran Es Milne setiap musim panas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dataran Es Terakhir Berusia 4.000 Tahun di Arktik Terbelah"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved