Breaking News:

Deni Mulyadi Pelajar Penjual Ayam Jago Asal Bogor Viral, Sukarelawan Berdatangan

Ihsanudin mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan rasa kepedulian terhadap muridnya.

istimewa
Deni Mulyadi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, RUMPIN - Wakil Kurikulum Madrasah Aliyah (MA) Mathlaul Anwar, Rumpin, Kabupaten Bogor, Ihsanudin sebut banyak sukarelawan yang membantu seorang muridnya yang bernama Deni Mulyadi.

Ihsanudin mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan rasa kepedulian terhadap muridnya.

"Pasca viralnya Deni yang ingin menjual seekor ayam jago kesayangannya untuk membeli smartphone guna mengikuti kegiatan belajar daring, sukarelawan banyak yang datang. Saya bersyukur semua bisa saling peduli," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (12/8/2020).

Lebih lanjut, Ihsanudin menegaskan bahwa Deni juga mendapatkan bantuan lainnya di luar keinginannya.

"Alhamdulillah banyak sukarelawan yang peduli terhadap sesama. Bahkan, saat ini Deni yang tinggal bersama ibunya diberikan tanah seluas 50 meter. Ini sesuatu hal yang membahagiakan tentunya," jelasnya.

Deni Mulyadi menerima smartphone dari sukarelawan
Deni Mulyadi menerima smartphone dari sukarelawan (istimewa)

Sementara itu, Deni terbilang siswa yang setia terhadap sekolah Mathlaul Anwar, Rumpin, Kabupaten Bogor. Tercatat, sejak MI, MTS hingga MA, Deni tidak pernah beranjak dari sekolah tersebut.

"Benar. Deni itu siswa kami. Dia baru masuk di tahun ajaran baru kali ini, kelas X MA. Sebelumnya, Deni juga alumni MI dan MTS di sini juga," tegasnya.

Terkait prestasi, Ihsanudin mendengar bahwa Deni merupakan salah satu siswa yang mampu menyesuaikan dengan mata pelajaran apapun.

"Saya mendengar dari guru-guru di MTSnya bahwa Deni siswa yang dapat mengikuti pelajaran dengan baik. Namun, karena fokusnya terbagi dua, antara pelajaran dan tulang punggung keluarga, Deni belum berhasil menjadi juara umum," paparnya.

Suasana MA Mathlaul Anwar, Sukasari, Rumpin, Kabupaten Bogor
Suasana MA Mathlaul Anwar, Sukasari, Rumpin, Kabupaten Bogor (TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne)

Selain itu, dari 87 siswa yang ada di MA Mathlaul Anwar, Rumpin, Kabupaten Bogor, 10 di antaranya tidak memiliki smartphone.

"Di sini bukan hanya Deni sebenarnya yang tidak memiliki smartphone. Tapi ada belasan anak yang tidak punya alat komunikasi tersebut," ungkapnya.

Kendati demikian, pihak MA Mathlaul Anwar memberikan solusi kepada belasan siswa tersebut untuk hadir langsung ke sekolah dan mengikuti kegiatan belajar mengajar.

"Jadi sebagai solusi, kita memberikan kesempatan kepada murid yang tidak memiliki smartphone ini untuk belajar di sekolah. Tentu dengan jumlah terbatas sesuai dengan protokol kesehatan," ungkapnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved