Breaking News:

Dibangun Selama 102 Hari, Jembatan Gerendong Bogor Telan Dana Rp 16,5 Miliar

Jembatan Gerendong penghubung antara Kecamatan Rumpin dan Ciseeng yang baru kini telah resmi beroperasi, Kamis (13/8/2020).

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Jembatan Gerendong yang baru penghubung antara wilayah Kecamatan Rumpin dan Ciseeng diresmikan oleh Bupati Bogor Ade Yasin, Kamis (13/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, RUMPIN - Jembatan Gerendong penghubung antara Kecamatan Rumpin dan Ciseeng yang baru kini telah resmi beroperasi, Kamis (13/8/2020).

Jembatan di ruas Jalan Semplak - Gerendong - Janala ini diresmikan langsung oleh Bupati Bogor Ade Yasin.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR ) Kabupaten Bogor Bibin Soebiantoro menjelaskan bahwa pembangungan jembatan ini menghabiskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 16,5 Miliar.

"Sumber pembiayaan berasal dari APBD murni Kabupaten Bogor dengan pagu anggaran 16 miliar 500 juta Rupiah dan diselesaikan selama 102 hari," kata Bibin Soebiantoro dalam acara peresmian Jembatan Gerendong, Kamis (13/8/2020).

Bibin memjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini sudah melewati hambatan dua bencana, yakni bencana alam awal tahun 2020 dan bencana non alam Covid-19.

Bahkan dalam kendala saat bencana alam, rangka jembatan yang baru sebagian dibangun sempat hanyut terbawa meluapnya aliran Sungai Cisadane yang dilintasi jembatan ini.

Jembatan Gerendong, Rumpin, Kabupaten Bogor diresmikan oleh Bupati Bogor Ade Yasin, Kamis (13/8/2020).
Jembatan Gerendong, Rumpin, Kabupaten Bogor diresmikan oleh Bupati Bogor Ade Yasin, Kamis (13/8/2020). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Namun, jembatan ini tetap diupayakan untuk dibangun demi solusi untuk Jembatan Gerendong lama yang sudah berumur dan kurang laik lagi.

"Pada pas bulan Januari, ini jembatan hanyut 600 meter ke arah utara, tapi pembangunan ini tetap saya paksakan agar tetap berjalan. Karena jembatan lama sudah 20 tahun dan kondisinya sudah memprihatikan, kendaraan tonasi berat ini sudah tidak bisa dilalui," katanya.

Hari peresmian Jembatan Gerendong baru ini, kata Bibin, memang dimundurkan menjadi Agustus karena adanya uji kelaikan jembatan oleh tim ahli kontruksi selama 3 bulan.

Dalam spesifikasinya, kata dia, Jembatan Gerendong baru ini memiliki Muatan Sumbu Terberat (MST) seberat 12 ton.

"Jembatan baru ini telah dilakukan loading tes uji ketahanan oleh tim ahli kontruksi kerangka jembatan sehingga jembatan dikatakan aman serta laik dilalui oleh kendaraan berat. Bentangannya 80 meter, lebar efektif 6 meter, MST atau muat sumbu terberat 12 ton," ungkap Bibin.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved