Breaking News:

DPRD Sampaikan Raperda Perlindungan Disabilitas, Bima Arya Minta Pihak Swasta Turut Serta

Dalam rapat tersebut ada sejumlah poin yang disampaikan oleh Bapemperda yang kemudian dilanjutkan oleh tanggapan wali kota dan padangan fraksi terhada

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Rapat paripurna penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD Kota Bogor di Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Kecamtan Tanah Sareal, Kota Bogor Jumat (14/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SARWEAL - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor melaksanakan rapat paripurna penyampaian Rancangan Peraturan Daerah ( Raperda ) inisiatif DPRD Kota Bogor di Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Kecamtan Tanah Sareal, Kota Bogor Jumat (14/8/2020).

Rapat Paripurna tersebut merupakan  penyampaian atau penjelasan Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bapemperda) yang disampaikan oleh Ketua Bampemperda Ahmad Aswandi terhadap Raperda usul prakarsa tentang penyelenggaraan perlindungan penyandang disabilitas.

Dalam rapat tersebut ada sejumlah poin yang disampaikan oleh Bapemperda yang kemudian dilanjutkan oleh tanggapan wali kota dan padangan fraksi terhadap pandangan walikota.

Dalam penjelasannya Ahmad Aswandi mengatakan bahwa tentang penyelenggaraan perlindungan penyandang disabilitas dengan memperhatikan kesiapan pemerintah daerah untuk melaksanakan penyelenggaraan, penghormatan, perlindungan dan kebutuhan hak penadang disabilitas.

"Pemerintah daeraah, BUMD wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen dan perusahaan swasta wajib memperkerjakan paling sedikit satu persen penyandang disabilitas atau paling sedikit satu orang yang direkrut menjadi pwgawai atau pekerja," ujarnya.

Tak hanya itu pemerintah dan sektor swasta juga diminta menjamin ketersediaan layanan publik bagi fasilitas sosial dan umum.

Diantaranya adalah menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung pelayanan terhadap penyandang disabilitas.

Setelah mendengarkan penjelasan tersebut Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto juga menyampaikan pandangannya terkait penjelasan dari ketua Bampemperda.

Bima mengatakan bahwa pembahasan Raperda Disabilitas sangat ambisius dan bernilai tinggi.

"Iya ini Insya Allah akan bisa berjalan ketika kita semua memiliki komitmen, karena pada dasarnya setiap orang memiliki hak untuk hidup kesehatan dan pendidikan," ujarnya.

Bima juga meminta agar tidak hanya pemerintah kota namun pihak swasta juga perlu dilibatkan untuk memberikan pelayanan untuk penyandang disabilitas.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved