Virus Corona di Bogor

Ratusan Karyawan di 9 Puskesmas di Kota Bogor Swab Test, Hasilnya 30 Orang Positif Covid-19

pemeriksaan karyawan di puskesmas di Kota Bogor, yang meliputi tenaga Kesehatan dan non Kesehatan di 25 Puskesmas se-kota Bogor dan 1 Labkesda Kota Bo

fernando zhiminaicela/Pixabay
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Salah satu strategi dalam pencegahan dan penanganan Corona Virus Disease ( Covid-19) di
Kota Bogor adalah dengan melakukan tes massif dengan salah satu sasarannya adalah  tenaga kesehatan yang merupakan kelompok yang berisiko tertular Covid-19.

Telah dilakukan pemeriksaan karyawan di puskesmas di Kota Bogor, yang meliputi tenaga Kesehatan dan non Kesehatan di 25 Puskesmas se-kota Bogor dan 1 Labkesda Kota Bogor.

Data update per tanggal 12 Agustus 2020, dari total karyawan 974 orang, telah dilakukan skrining pada 798 orang dengan jumlah tes 972 (ada yang dilakukan lebih dari 1 kali). 

Dari pemeriksaan tersebut didapat 30 orang dengan hasil positif, dengan rincian 19 orang dengan alamat kota Bogor dan 11 orang alamat luar kota Bogor. 

Pemetaan hasil swab positif di 9 Puskesmas sebagai berikut :

  1. Puskesmas Gang Aut 3 orang,
  2. Pusksmas Cipaku 6 orang
  3. Puskesmas Bogor Utara 7 orang
  4. PKM Sindang Barang 4 orang,
  5. Puskesmas Tanah Sareal 2 orang
  6. Puskesmas Merdeka sebanyak 1 orang
  7. Puskesmas Mekarwangi 3 orang
  8. Puskesmas Semplak sebanyak 1 orang,
  9. Puskesmas Pulo Armin sebanyak 3 orang.

Pemetaan berdasarkan jenis tenaga adalah :

  1. Tenaga yang memberikan pelayanan langsung  sebanyak 13 orang
  2. Pelayanan penunjang sebanyak 3 orang
  3. pelayanan tidak langsung sebanyak 3 orang
  4. Administrasi sebanyak 8 orang.

Dilakukan pendalaman tracing kontak erat pada tanggal 11 Agustus 2020 dan kajian ulang pada tanggal 12 Agustus, dengan mempertimbangkan jumlah dan jenis tenaga yang positif, jumlah dan jenis tenaga yang menjadi kontak erat, serta penilaian kemampuan puskesmas untuk melakukan pelayanan ditetapkan sebagai berikut :

Penutupan sementara seluruh pelayanan pada 6 Puskesmas yaitu Mekarwangi, Cipaku, Bogor Utara dan Gang Aut, Sindang Barang dan Semplak mulai tanggal 12 sampai dengan 14 Agustus 2020 untuk dilakukan disinfeksi menyeluruh.

Selanjutnya seluruh karyawan di swab dan rapid ulang.

Pelayanan akan dibuka kembali pada tanggal 15 Agustus 2020 dengan pelayanan dibatasi hanya untuk kunjungan sakit, gawat darurat dan rujukan.

Pelayanan akan kembali normal setelah ada hasil swab ulang karyawan.

Untuk sementara pelayanan emergency dan rujukan BPJS Puskesmas Mekarwangi dialihkan ke Puskesmas Kedung Badak, Puskesmas Cipaku dialihkan ke Puskesmas Bogor Selatan.

Puskesmas Bogor Utara ke Puskesmas Tegal Gundil, Puskesmas Sindang Barang ke Puskesmas Pasir Mulya dan Puskesmas Semplak ke Puskesmas Gang Kelor.

Penutupan parsial dilakukan di Puskesmas Pulo Armyn sementara ditutup pelayanan KIA dan persalinan dan Puskesmas Merdeka sementara ditutup pelayanan Laboratorium.

Puskesmas Tanah Sareal tidak dilakukan penutupan dan tetap memberikan pelayanan seperti biasa.

Selanjutnya Dinas Kesehatan akan melakukan disinfeksi menyeluruh pada 5 puskesmas, melakukan pelatihan ulang dan evaluasi terhadap standar pencegahan infeksi di puskesmas dan protokol kesehatan.

Sumber : Dr. Sri Nowo Retno, MARS
Kepala Dinas Kesehatan Kota
Bogor 0877701382

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved