Breaking News:

Bupati Bogor Sempat Terjebak Macet di Puncak, Kapolres dan Dandim Turun Tangan

Kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Puncak Bogor dalam libur panjang Hari Kemerdekaan Indonesia sempat membuat Bupati Bogor Ade Yasin terjebak.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Suasana kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Puncak kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor, Minggu (16/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Puncak Bogor dalam libur panjang Hari Kemerdekaan Indonesia sempat membuat Bupati Bogor Ade Yasin terjebak.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (16/8/2020) dan Ade Yasin pun terpaksa membatalkan agendanya di Puncak saat itu.

Ade mengatakan bahwa pembangunan Jalur Puncak II adalah solusinya namun sampai saat ini pembangunan jalur ini masih jadi wacana.

"Iya, ya memang macet itu dari dulu juga sudah saya katakan solusinya hanya satu, Jalur Puncak II," kata Ade Yasin saat ditemui TribunnewsBogor.com di Gedung Tegar Beriman, Senin (17/8/2020).

Kapolres Bogor bersama Dandim 0621 langsung turut turun ke kawasan Puncak di tengah libur panjang atau long weekend ini.

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengatakan bahwa pada Senin (17/8/2020) ini pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas one way system untuk mengatasi kepadatan yang masih terjadi.

Tidak hanya itu, rekayasa contra flow juga turut dilakukan karena tingginya jumlah wisatawan di momen libur panjang Kemerdekaan Indonesia ini.

"Jadi langkah yang kami lakukan untuk mengatasi kemacetan di Puncak saat ini adalah melakukan rekayasa arus lalu lintas dengan one way system maupum dengan cara contra flow mulai dari exit tol Ciawi sampai Pos Pantau 1B," kata Roland Ronaldy.

Dalam mengatasi kemacetan ini, Roland juga mengaku berkoordinasi dengan pihak lain seperti Dishub dan Satpol PP.

"Kemudian juga kami berkoordinasi dengan jajaran Satlantas tetangga yang berhubungan Jalur Puncak dengan membuat WhatsApp grup," katanya.

Dia mengatakan bahwa sampai Senin (17/8/2020) ini, jumlah wisatawan yang melintasi kawasan Puncak Bogor masih belum mengalami penurunan dibanding hari sebelumnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved