Breaking News:

Curhat Pilu Orang Tua Dapat Kabar Anaknya Dipukul, Korban Sempat Dikira Masuk Angin Sebelum Tewas

Pelajar SMP tewas dipukul, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Kota Batam untuk mendapat perawatan medis.

Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Pemakaman SR (15) di Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepri, Minggu (16/8/2020). Ia diduga mnjadi korban perundungan fisik oleh rekannya. Ayah korban telah membuat laporan ke Polsek Batu Ampar untuk memproses hukum kasus ini. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pelajar SMP di Batam sempat menunjukkan sikap tak biasa pasca dikabarkan dipukul bagia kepalanya.

Hal itu diungkapkan langsung oleh ayah korban saat dikonfirmasi.

Joko, ayah korban mengatakan bahwa saat anaknya dipukul, ada dua rekan korban yang diduga melihat langsung kejadian.

Kedua rekan korban memaparkan jika pemukulan terjadi saat korban tengah menjalani ibadah salat Magrib.

Berdasarkan informasi yang didapat Joko, korban diketahui masih sempat melaksanakan salat.

"Saat saya tahu anak saya dipukul, saya spontan tanya. Siapa yang pukul dia?" ungkap Joko.

Disebutkan pula bahwa korban sempat mengeluhkan sakit di bagian kepala sesudah salat.

Gara-gara Uang Rp 30 Ribu, Juru Parkir Tewas di Tangan Istri, Pelaku Sempat Diancam dan Dianiaya

Terkuak Awal Mula Istri Habisi Nyawa Suami di Mampang, Ini Motifnya

Bahkan, korban sempat muntah-muntah sebelum dibawa ke rumah sakit.

"Itu hari Minggu. Dia pulang dari musala dan ibunya suruh dia makan. Dia (SR) di rumah muntah-muntah dulu sebelum kondisinya makin parah," ujar Joko kepada TribunBatam.id saat ditemui di RS Bhayangkara Polda Kepri, Minggu (16/8/2020).

Saat itu Joko pun melihat sikap anaknya berbeda dari biasanya ketika memakan bakso.

Korban tidak memakan sampai habis bakso yang ia sajikan untuk anaknya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved