Breaking News:

Ungkap Sosok yang Mendorong Jokowi Agar Jadi Presiden, Prof Salim Said : Dia Itu Korban Saja

Diakui Prof Salim Said, Jokowi dulu selalu menjawab tidak ingin menjadi Presiden ketika sedang berkampanye untuk jadi calon Gubernur.

Penulis: khairunnisa | Editor: Vivi Febrianti
Youtube channel Indonesia Lawyers Club
Prof Salim Said analisa soal sosok yang mendorong Jokowi agar jadi Presiden 

Melanjutkan kritikannya, Pandu Riono pun menyinggung soal pernyataan Jokowi.

Hal itu berkenaan dengan pernyataan Jokowi soal kewaspadaan menghadapi gelombang kedua Covid-19.

Data Terkini Covid-19, Tambah 1.693, Total Ada 128.776 Kasus di Indonesia

Update Covid-19 Kabupaten Bogor 11 Agustus 2020 : 230 Konfirmasi Positif, 350 Pasien Sembuh

Padahal menurut Pandu, Indonesia bahkan belum menghadapi puncak di gelombang pertama.

"Yang dilempar isu apa ? Hati-hati dengan gelombang kedua. Padahal gelombang pertama saja belum selesai. Kita masih terus naik. Kalau ditanya kapan puncaknya, saya tidak tahu lagi. Artinya apa ? artinya kita gagal menghadapi pandemi," tegas Pandu Riono.

Membandingkan Indonesia dengan beberapa negara terdekat, Pandu menjabarkan kenapa negaranya masih belum berhasil menangani virus corona.

Hal itu lagi-lagi menurut Pandu disebabkan oleh sosok Presiden.

"Kenapa kita enggak bisa berhasil seperti Thailand, Vietnam, New Zealand,"

"Kenapa kita enggak berhasil ? Karena kita enggak serius. Kenapa kita enggak serius ? karena tidak direspon sebagai suatu negara. Negara itu, presiden. Pak Jokowi harus memimpin langsung," imbuh Pandu Riono.

Pandu Riono, Ahli Epidemiologi FKM UI kritik Jokowi soal penanggulangan Covid-19
Pandu Riono, Ahli Epidemiologi FKM UI kritik Jokowi soal penanggulangan Covid-19 (Youtube channel Indonesia Lawyers Club)

Kepada publik, Pandu mengkritisi keputusan Presiden yang justru membentuk satgas dan komite guna menangani virus corona.

Seharusnya menurut Pandu, yang mengendalikan guna penanganan Covid-19 adalah Presiden sendiri dibantu Kementerian.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved