Kabar Artis

Cerita ke Baim Wong Dikejar Setoran, Sopir Truk Sumedang: Barangkali Abis Ketemu Kakak Ada Berkahnya

Sopir truk asal Sumedang itu curhat ke Baim Wong sedang dikejar setoran oleh bosnya. Sopir truk tersebut rela menunggu Baim Wong dari pukul 03.00 WIB

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: khairunnisa
Youtube Baim Paula
Sopir truk asal Sumedang datangi Baim Wong 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Baim Wong dihampiri seorang sopir truk asal Sumedang.

Sopir truk asal Sumedang itu curhat ke Baim Wong sedang dikejar setoran oleh bosnya.

Sopir truk tersebut rela menunggu Baim Wong dari pukul 03.00 WIB.

"kang, siapa ?" tanya Baim Wong dikutip TribunnewsBogor.com dari akun Youtube Baim Paula.

Sopir truk tersebut mengaku dari Sumedang.

"saya dari Sumedang sengaja mau ke sini," katanya.

"kenapa kang ?" tanya Baim Wong.

Sopir truk itu lantas mulai bercerita.

Ia mengaku sebagai fans Baim Wong.

Sampai-sampai, sopir truk tersebut mencaritahu alamat Baim Wong.

"sering ngikutin video Youtubenya, di Instagram, kemaren kan di rumah beberapa hari gak ada kerjaan, ini truk punya orang ya komitmen sama bosnya gitu, di usahain,

cuma belakangan ini muatannya udah sepi kebanyakan diem di rumah, hampir ngerasa diem di rumah gak jelas,

maksain daripada diem di rumah sambil nanyak ke temen nyari info di grub Facebook, sempet cari alamat sini baca di komen ya alhmadulillah ketemulah, " kata sopir truk.

Sopir truk itu mengaku hanya sekadar ingin bertemu Baim Wong.

"intinya pengen ketemu aja, saya suatu saat sukses pengen kaya kakak bisa bantu orang,

saya berasa saat ini saya lagi di bawah namanya rejeki semuanya gak selama di atas pasti ada di bawah, saya ngerasain juga orang lagi susah tuh begini," katanya.

"dari jam berapa di sini ?" timpal Baim Wong.

Sopir truk itu mengaku sudah sejak jam 2 pagi di depan rumah Baim Wong.

"jam 2, tadi pagi sempet di sini cuma malu juga terus ada plang gak boleh parkir," katanya.

Baim Wong lantas menegaskan niatan sebenarnya sopir truk tersebut.

"cita-cita udah bagus tadi udah bagus banget yakin aja terus,

mau ke sini dari Sumedang ke jakarta ketemu saya udah ketemu mau apa ?" tanya Baim Wong.

Hanya saja sopir truk itu tetap saja tak mengutarakan niatnya secara blak-blakan.

"pengennya apa ya , bagi saya kaka itu seperti inspirator, saya pengen suatu saat ini entah rejekinya dari nasar saya ingin seperti kakak bantuin orang yang lagi sulit," kata sopir truk.

"dan rasanya emang enak banget sih," sahut Baim Wong.

Sopir truk itu kemudian menceritakan ia tengah didesak untuk menyerahkan setoran.

"ke sini kemaren kan 2 hari di rumah gak ada kerjaan yang punya mobil udah minta setoran," kata sopir.

"setoran emang ini ?" tanya Baim Wong.

"itungannya setiap narik setor," katanya.

"sehari berapa ?" kata Baim Wong.

"400, tergantung rute sih kata jakarta-0bandung 500, harak tempuh dkeat ya 400," katanya.

"sekarang berpaa ?" tanya Baim Wong.

Sopir tersebut menceritakan ia membawa uang sisa setoran demi bertemu Baim Wong.

"kalau sekarang narik harusnya 500 setor, dari Sumedang sengaja gak bawa muatan sama sekali, malah kesini pun kemaren ada sisa setoran 500 ribu dipakai untuk kartu tol," katanya.

Setelah itu Baim Wong memutuskan untuk mengakhiri percakapan.

"jadi gini saya juga harus kerja, waktu juga gak banyak, saya kerja dulu, mudah-mudahan kamu sukses ya terima kasih lho kamu duah mau nemuin saya, " kata Baim Wong.

"barangkali abis ketemu kakak ada berkahnya ," sahut sopir truk asal Sumedang ke Baim Wong.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved