Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Imbas Pandemi Covid-19, Realisasi Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor Jadi Lambat

Realisasi PAD Kabupaten Bogor sejak 1 Januari hingga 19 Agustus 2020, tercatat realisasi pendapatan baru menyentuh angka 68,12 persen dari target yang

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bogor tahun 2020 ini melambat karena imbas pandemi corona atau Covid-19.

Realisasi PAD Kabupaten Bogor sejak 1 Januari hingga 19 Agustus 2020, tercatat realisasi pendapatan baru menyentuh angka 68,12 persen dari target yang ditetapkan.

Seperti target 4 sektor dalam realisasi pajak daerah Rp1,4 Triliun, lain-lain PAD yang sah Rp653,8 Miliar, retribusi daerah Rp142,3 Miliar dan target hasil pengelolaan kekayaan daerah Rp 60,9 Miliar.

"Kalau kondisi normal mungkin saat ini realisasi kita sudah menyentuh angka 70 hingga 80 persen," kata Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor Arif Rahman kepada wartawan.

Arif menyebutkan bahwa memang di tengah Pandemi Covid-19 ini realisasi PAD memang kurang maksimal.

Meski begitu, pihaknya tetap berupaya agar realisasi PAD ini mencapai target yang sudah ditetapkan seperti melakukan jemput bola kepada wajib pajak.

"Jadi kita datang ke wilayah-wilayah untuk menjemput wajib pajak. Melanjutkan kembali kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor kaitan penagihan pajak daerah yang sempat tertunda karena Covid-19," ungkapnya.(*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved