Breaking News:

Info Kesehatan

Jangan Makan saat Marah, Ini Dampak Buruknya pada Kesehatan

Jika Anda makan dalam keadaan marah atau stress, ternyata itu berpengaruh biruk ke tubuh.

Editor: Vivi Febrianti
istock
ilustrasi makan larut malam 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM — Ketika sedang  marah atau stres, tubuh akan bereaksi dengan mengaktifkan respons stres dari sistem saraf simpatik, yang akan mengarah ke peningkatan kadar kortisol.

Hal ini dapat membuat kita merasa jengkel, terganggu, impulsif, dan bahkan mungkin mulai makan secara emosional. 

 Mungkin Anda biasa mengalami momen di mana ketika sangat kesal dan marah, kemudian melampiaskannya dengan makan dan itu membuat suasana hati menjadi lebih baik.

Kebiasaan itu mungkin bisa membantu menenangkan Anda secara mental, namun bukan praktik yang sehat.

Penasehat gaya hidup sehat Luke Coutinho, belum lama ini menjelaskan melalui Instagram bahwa ketika kita makan saat marah, kesal dan cemas, itu akan berdampak pada keseluruhan sistem internal kita.

"Tubuh kita tidak dirancang untuk mencerna dan menyerap makanan saat kita sedang stres," ungkapnya.

1. Komplikasi perut

Tubuh kita memiliki dua sistem saraf, yakni sistem saraf simpatis dan parasimpatis. 

Keduanya berfungsi secara berbeda. 

Ketika kita marah, sistem saraf simpatis menjadi aktif dan akibatnya proses pencernaan terhenti. 

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved