Breaking News:

Kota Bogor Zona Merah

Kota Bogor Zona Merah, Aktivitas Warga di 104 RW Dibatasi

Pemerintah Kota Bogor bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokompinda) sepakat menerapkan Pembatasan Sosial Skala Mikro dan Komunitas.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto bersama pimpinan daerah lainnya mengumumkan status Kota Bogor sebagai zona merah Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Status Kota Bogor dalam tingkat penyebaran Covid-19 saat ini kembali memasuki zona merah.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan Pemerintah Kota Bogor bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokompinda) sepakat menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas.

Untuk pembatasan skala mikro artinya akan ada pembatasan-pembatasan di wilayah atau Rw yang berada di zona merah.

Seperti diketahui dari total 700 lebih RW di Kota Bogor, 104 di antaranya berada di zona merah.

"Di sini aparat, ASN, TNI-Polri akan melakukan pengawasan ketat, kegiatan kegiatan di zona merah ini jadi tidak boleh berkerumun mengadakan aktivitas masal diimbau untuk tinggal dirumah kecuali untuk keperluan medis dan kebutuhan pangan," katanya.

Cegah Penyebaran Covid-19 di Kota Bogor, Petugas Gabungan Akan Rutin Patroli Jam Malam

Wali Kota Bogor Bima Arya - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Nasional menetapkan Kota Bogor masuk ke dalam kategori zona merah.
Wali Kota Bogor Bima Arya - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Nasional menetapkan Kota Bogor masuk ke dalam kategori zona merah. (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Penerapan embatasan Operasional Unit Bisnis dan Jam Malam

Untuk itu Pemkot Bogor dan jajaran Forkopimda bersepakat mulai, Sabtu (29/08/2020) besok hingga 11 September 2020 akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas dengan melibatkan unsur TNI/Polri dalam pengawasannya.

“Artinya berskala mikro ini, pembatasan aktivitas kegiatan di RW-RW yang zona merah. ASN, TNI dan Polri akan melakukan pengawasan ketat kegiatan-kegiatan di RW zona merah ini," ujarnya.

Bima Arya menyebutkan, tercatat ada 104 RW dari 797 RW yang ada di Kota Bogor yang masuk zona merah dengan kasus penularan Covid-19 tinggi.

“Di RW-RW zona merah ini tidak boleh berkerumun, mengadakan aktivitas sosial keagamaan, diminta untuk tinggal di rumah, kecuali kebutuhan medis dan pangan,” katanya.

Di Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas ini, Pemkot Bogor memberlakukan jam operasional bagi toko-toko, unit usaha hingga pukul 18.00 WIB dan juga jam malam aktivitas warga di luar hingga pukul 21.00 WIB.

“Jadi, pukul 06.00 WIB malam ini stop dulu operasional mal, kafe, restoran, jangan sampai ada kerumunan-kerumunan, kemudian, pukul 21.00 WIB sebaiknya tidak ada aktivitas di luar, enggak ada lagi yang nongkrong dimana-mana, kita akan awasi setiap malam. Kita ingin warga tahu bahwa sekarang situasinya sedang tidak baik,” tegasnya

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved